JP Radar Kediri - Pemerintah memastikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2025 tetap cair sesuai jadwal. Namun, para calon penerima diimbau segera memperbarui nomor rekening agar dana bantuan tidak gagal ditransfer.
BSU merupakan salah satu program perlindungan sosial yang rutin diberikan pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja berpenghasilan rendah. Tahun ini, setiap penerima akan mendapat subsidi Rp600 ribu yang langsung dikirim ke rekening masing-masing melalui bank penyalur.
Namun, menurut keterangan BPJS Ketenagakerjaan, masih banyak data rekening peserta yang tidak valid atau sudah tidak aktif. Akibatnya, pencairan BSU kerap tertunda bahkan gagal masuk ke rekening.
Baca Juga: 5 Kriteria Pekerja yang Dapat BSU Kemnaker Rp600 Ribu Oktober 2025, Wajib Tahu Sebelum Cek Nama!
“Kesalahan paling umum biasanya karena nomor rekening sudah tidak aktif, atau nama di rekening berbeda dengan data BPJS. Jadi, segera lakukan pembaruan data sebelum jadwal pencairan dimulai,” tulis keterangan resmi BPJS Ketenagakerjaan dikutip dari MetroTVNews.com.
Siapa yang Berhak Menerima BSU 2025?
Program BSU 2025 menyasar para pekerja aktif yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki upah di bawah batas tertentu sesuai ketentuan pemerintah. Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban ekonomi sekaligus menjaga stabilitas dunia kerja.
Cara Update Rekening BSU agar Cepat Cair
Agar tidak ada kendala saat pencairan, peserta disarankan untuk melakukan update rekening melalui dua cara resmi berikut:
1. Melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan (bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id)
- Buka laman resmi dan isi data diri seperti NIK, nama lengkap, dan tanggal lahir.
- Cek status penerima BSU.
- Jika terdaftar, lanjutkan dengan mengisi nomor rekening aktif (disarankan bank Himbara seperti BNI, BRI, BTN, Mandiri, atau BSI).
- Pastikan nama pada rekening sama persis dengan di KTP.
2. Lewat aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)
- Login menggunakan akun BPJS aktif.
- Pilih menu Profil Saya → Pengkinian Data.
- Lakukan verifikasi wajah dan isi rekening baru.
- Simpan perubahan, dan pastikan rekening dalam kondisi aktif.
Syarat Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sebelum update data, siapkan beberapa dokumen berikut agar proses lancar:
- KTP dan Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan (KPJ)
- Buku tabungan atau akses mobile banking
- Email aktif dan nomor ponsel yang terdaftar di BPJS
Baca Juga: PHK Oktober 2025? Jangan Panik! Cek Sekarang, BSU Rp600 Ribu Masih Bisa Cair ke Rekeningmu
Waspadai Kesalahan yang Bikin BSU Gagal Cair
BPJS Ketenagakerjaan mencatat, ada ribuan kasus gagal transfer akibat perbedaan ejaan nama, rekening pasif, atau rekening sudah ditutup. Jika hal ini terjadi, penerima disarankan segera menghubungi bagian HRD perusahaan atau kantor cabang BPJS terdekat untuk melakukan perbaikan data.
Pemerintah juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada oknum atau situs palsu yang mengatasnamakan BSU. Semua proses resmi hanya dilakukan melalui website dan aplikasi JMO.
Dengan memastikan data rekening aktif dan sesuai dengan identitas di BPJS Ketenagakerjaan, penerima BSU tidak perlu khawatir gagal cair. Pemerintah menegaskan, selama syarat terpenuhi dan data valid, bantuan Rp600 ribu pasti cair langsung ke rekening masing-masing.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira