JP Radar Kediri – Dibukanya CPNS 2026 menjadi hal yang dinantikan jutaan pencari kerja di Indonesia. Sehingga tak heran, pertanyaan kapan CPNS 2026 dibuka terus bergema hingga saat ini.
Beredar informasi bahwa pemerintah telah memastikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 akan kembali dibuka di berbagai instansi pusat dan daerah.
Kabar baik ini tentu menjadi babak baru bagi jutaan pencari kerja di Indonesia. Meski sempat diwarnai penundaan dan pembatasan rekrutmen, 2026 diprediksi menjadi momentum besar kebangkitan karier ASN di Indonesia.
Namun, tentu bukan perkara mudah. Persaikangan ketat diprediksi akan terjadi. Apalagi untuk formasi khusus yang selalu jadi primadona dan pilihan pendaftar.
Lantas benarkah CPNS 2026 Dibuka?
Kata Kementerian PAN-RB
Kementerian PAN-RB melalui Deputi SDM Aparatur, Alex Denni, menegaskan bahwa pemerintah belum menentukan jadwal maupun kuota CPNS 2026.
Pihaknya masih menyelesaikan proses seleksi CASN 2024. Adapun Fokus utama pihaknya saat ini adalah penanganan tenaga non-ASN dan evaluasi kebutuhan aparatur di instansi pusat serta daerah.
Alex juga mengingatkan bahwa penetapan formasi tidak bisa dilakukan sepihak. Keputusan tersebut harus melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, memperhitungkan kondisi anggaran negara serta kesiapan sistem rekrutmen nasional.
Kata Kepala BKN
Sementara itu, Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada keputusan final soal pembukaan CPNS 2026.
Pihaknya meminta masyarakat untuk selalu menunggu informasi dari kanal resmi pemerintah.
Sebagai pembanding, seleksi CPNS 2024 menjadi rekrutmen terbesar dalam 10 tahun terakhir dengan total 1,26 juta formasi untuk CPNS dan PPPK.
Jumlah itu mencakup 250.407 formasi CPNS dan sisanya PPPK di berbagai instansi.
Sehingga, saat ini pemerintah masih memusatkan perhatian pada penyelesaian tahap seleksi 2024 sebelum membuka rekrutmen berikutnya.
BKN mengingatkan publik untuk tidak mudah tergiur janji manis kelulusan instan atau penawaran berkas pendaftaran palsu.
“Selalu pastikan sumber informasi berasal dari situs resmi bkn.go.id atau menpan.go.id, serta akun media sosial terverifikasi,” tegas Zudan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil