JP Radar Kediri - Setelah resmi memecat Patrick Kluivert dari kursi pelatih kepala, PSSI kini tengah bergerak cepat mencari sosok pengganti yang dinilai mampu mengangkat kembali performa Timnas Indonesia. Sejumlah nama besar, baik dari dalam maupun luar negeri, mulai bermunculan sebagai kandidat kuat.
Dari informasi yang beredar, sedikitnya ada empat nama yang sedang dikaji federasi: Shin Tae-yong, Giovanni van Bronckhorst, Indra Sjafri, dan Jesus Casas. Masing-masing memiliki peluang tersendiri untuk menjadi nahkoda baru skuad Garuda.
Nama Shin Tae-yong disebut-sebut menjadi kandidat favorit publik. Pelatih asal Korea Selatan itu dinilai sukses menanamkan disiplin dan semangat juang tinggi pada pemain Indonesia saat masih menjabat sebelumnya. Banyak pihak berharap ia bisa kembali melanjutkan proyek yang sempat tertunda.
Baca Juga: Tak Sesuai Ekspektasi! Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI Bareng Tim Kepelatihannya
Sementara itu, Giovanni van Bronckhorst menjadi kandidat menarik dari Eropa. Pelatih asal Belanda berdarah Indonesia ini dianggap punya visi permainan modern dan pengalaman besar di kompetisi elite. Sosoknya disebut cocok jika PSSI ingin membawa warna baru bagi Timnas.
Di sisi lain, pelatih lokal Indra Sjafri juga tak kalah kuat dalam bursa calon. Ia dikenal berpengalaman membina generasi muda seperti Timnas U-19 dan U-23, serta sukses mempersembahkan medali emas SEA Games 2023. Banyak pihak menilai Indra bisa menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu pelatih asing baru.
Adapun Jesus Casas, eks pelatih Timnas Irak, masuk dalam radar karena punya jam terbang tinggi di kancah internasional. Gaya kepelatihannya yang taktis dan tegas dianggap bisa mengembalikan stabilitas permainan Timnas Indonesia.
Hingga kini, PSSI belum memberikan pengumuman resmi terkait siapa yang akan ditunjuk menggantikan Kluivert. Namun, federasi memastikan proses seleksi sedang berjalan dan keputusan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia kini menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Siapa pun yang terpilih nantinya, dituntut untuk membawa skuad Garuda tampil lebih konsisten dan kompetitif di level Asia.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira