JP Radar Kediri - Kalender Jawa kerap dicari masyarakat untuk mengetahui weton atau hari kelahiran. Pasalnya, sebagian masyarakat masih meyakini weton untuk dapat melihat peruntungan terkait watak, rezeki, karir, dan asmara.
Kalender Jawa Weton Hari Ini
Tanggal Masehi: Rabu, 8 Oktober 2025
Tanggal Jawa : 16 Bakdomulud 1959
Tanggal Islam : 12 Rabiul Akhir 1447 H
Weton : Rabu Pon
Watak Rabu Pon
Dalam kitab Primbon Jawa Kuno yang ditulis dalam situs Budaya Jawa, Rabu Pon memiliki watak seperti Lakuning Rembulan.
Artinya, mereka merupakan seseorang yang memiliki kemampuan untuk menerangi hati orang lain.
Rabu Pon diyakini mampu menjadi penenang bahkan motivator bagi orang di sekitarnya.
Tidak hanya itu, Rabu Pon juga dikenal sebagai sosok yang santun, sopan, dan pandai beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Karir Rabu Pon
Dalam segi karier, orang yang lahir dengan weton Rabu Pon memiliki kesempatan atau lapangan pekerjaan yang cukup luas.
Mereka sangat cocok untuk bekerja pada beberapa bidang yang dilakukan sendiri, seperti wirausaha, dan pedagang.
Ini karena sifat buruk tidak disiplin yang dimiliki oleh Rabu Pon membuatnya tidak cocok bekerja sebagai karyawan.
Orang yang lahir pada weton ini seringkali memiliki imajinasi yang kaya, serta kemampuan untuk berpikir di out of the box.
Cinta Rabu Pon
Untuk urusan cinta weton Rabu Pon, diramalkan cocok menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki neptu antara 15 atau 10.
Beberapa neptu tersebut merupakan orang-orang yang lahir pada Selasa Pon, Kamis Pon, Minggu Legi, Rabu Kliwon, Jumat Pahing, dan Jumat Wage.
Mereka memiliki hubungan dengan salah satu dari weton yang disebutkan di atas. Mereka akan menjadi pasangan yang bahagia.
Selain menjadi pasangan yang dipenuhi dengan kebahagiaan, keduanya mampu mengerti satu sama lain yang membuat hubungan menjadi langgeng.
Rezeki Rabu Pon
Rezeki Rabu Pon tergolong baik. Bahkan kehidupan keluarga Rabu Pon dapat berlangsung dengan ekonomi yang cukup dan tidak kekurangan.
Alangkah baiknya bagi weton Rabu Pon untuk meningkatkan kedisiplinan agar mendapatkan rezeki tambahan.
Karena jika mereka terlalu malas-malasan bekerja, tidak bisa mengendalikan emosi, kualitas pekerjaan kurang, dan tidak bertanggung jawab dapat menyulitkan hadirnya rezeki.
Editor : Shinta Nurma Ababil