Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada! Pelamar CPNS 2026 Disarankan Tak Pilih SKB Non-CAT, Ini Alasannya

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 6 Oktober 2025 | 04:39 WIB
Ilustrasi peserta CPNS 2026.
Ilustrasi peserta CPNS 2026.

JP Radar Kediri - Menjelang pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, calon peserta diingatkan untuk cermat memilih metode Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Saat ini, banyak yang menyarankan agar peserta tidak memilih SKB non-CAT, karena berpotensi menimbulkan ketidakadilan dalam penilaian.

SKB merupakan tahap akhir yang menentukan kelulusan setelah peserta lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). SKB sendiri bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu CAT (Computer Assisted Test) dan non-CAT.

Metode CAT dianggap lebih transparan karena seluruh proses dilakukan secara digital. Nilai peserta langsung terekam otomatis di sistem, sehingga mengurangi kemungkinan intervensi manusia atau subjektivitas dalam penilaian.

Baca Juga: Peserta CPNS 2026 Tak Wajib Ulang SKD, Begini Penjelasan Resmi KemenPAN-RB

Sebaliknya, SKB non-CAT masih banyak dilakukan secara manual, seperti wawancara, ujian praktik, atau tes portofolio. Karena penilaian dilakukan secara langsung oleh panitia, risiko subjektivitas menjadi lebih tinggi, apalagi jika mekanisme penilaian tidak sepenuhnya terbuka untuk peserta.

Selain itu, tiap instansi bisa memiliki aturan dan kriteria penilaian yang berbeda-beda untuk SKB non-CAT. Hal ini bisa membuat peluang kelulusan peserta menjadi tidak merata, tergantung interpretasi panitia masing-masing instansi.

Oleh karena itu, calon peserta CPNS 2026 dianjurkan untuk memilih SKB berbasis CAT jika tersedia, karena sistem ini lebih terstandarisasi, transparan, dan memudahkan peserta mengetahui hasil seleksi secara objektif.

Baca Juga: Mau Lolos CPNS 2026 Lebih Mudah? Cek Daftar Formasi Sepi Peminat Tahun Lalu, Bisa jadi Peluang Besar!

Peserta juga diingatkan untuk selalu memeriksa pengumuman resmi dari instansi yang membuka formasi. Dengan memahami metode SKB yang akan diikuti, peluang kelulusan dapat meningkat dan proses seleksi berjalan lebih adil.

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#CPNS 2026 #Rekrutmen CPNS 2026