Menaker Luncurkan Program Pemagangan untuk Lulusan Baru, Dapat Uang Saku Setara UMK
Jauhar Yohanis• Rabu, 1 Oktober 2025 | 18:13 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) akan segera meluncurkan program Pemagangan untuk Lulusan Perguruan Tinggi. Program ini menjadi bagian dari delapan Paket Akselerasi Ekonomi 2025 yang digulirkan pemerintah untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa sasaran utama program ini adalah lulusan baru (fresh graduate), baik dari jenjang diploma maupun sarjana. Menurutnya, banyak lulusan perguruan tinggi yang memiliki teori kuat, tetapi belum cukup pengalaman praktik di dunia kerja.
“Kami ingin lulusan baru tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan dalam proyek nyata di perusahaan,” ujar Yassierli dalam rilis pers yang diterima pada Rabu (1/10).
Belajar Langsung di Perusahaan
Melalui program ini, peserta akan berkesempatan belajar langsung di tempat kerja. Mereka akan dibimbing oleh mentor profesional dan terlibat dalam berbagai proyek strategis di perusahaan mitra.
“Selain pengalaman praktis, peserta juga akan menerima uang saku setara upah minimum untuk menunjang kebutuhan hidup selama pemagangan,” jelas Yassierli.
Program ini terbuka untuk berbagai sektor, mulai dari makanan dan minuman, industri kreatif dan digital, komunikasi dan informasi, manufaktur, sektor publik, pariwisata, logistik dan transportasi, pertanian, hingga jasa.
Durasi 6 Bulan
Masa pemagangan ditetapkan berlangsung selama enam bulan. Selama periode tersebut, peserta tidak hanya memahami proses bisnis industri secara lebih mendalam, tetapi juga mengembangkan keterampilan teknis serta soft skill.
“Kemampuan komunikasi, kerja tim, hingga pemecahan masalah akan terbentuk selama pemagangan. Jadi, bukan hanya teknis, tetapi juga karakter dan daya juang,” tambah Menaker.
Jembatan Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja
Yassierli berharap, pengalaman magang ini akan membantu lulusan membangun jejaring profesional yang bermanfaat untuk karier ke depan. Tak hanya itu, perusahaan mitra juga berpeluang merekrut mereka menjadi karyawan penuh waktu.
“Program ini menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Dengan begitu, serapan lulusan di seluruh Indonesia diharapkan meningkat signifikan,” tegasnya.
Program pemagangan ini juga disebut sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan global.