JP Radar Kediri – Kabar bahagia menyertai keluarga penerima manfaat bantuan sosial. Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Kemensos hingga Kemenkeu untuk mempercepat penyaluran Bansos progam Keluarga Harapan (PKH) hingga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Tak hanya bansos PKH dan BPNT saja, melainkan juga penambahan bansos berupa bahan pangan beras dan minyak goreng.
Tentu dana bansos ini akan diberikan pemerintah kepada warga Indonesia yang memang memenuhi syarat sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan.
Selaras dengan hal itu, Menkeu menyetujui usulan untuk menambah 2 liter minyak goreng ke dalam paket bansos. Bansos penebalan ini disebut akan diikutkan dengan bantuan beras 10 kg.
Ia menjelaskan bahwa fleksibilitas anggaran masih memungkinkan, terutama dari belanja kementerian/lembaga (K/L) yang saat ini belum terserap maksimal.
Jika hingga akhir tahun penyerapan tetap rendah, dana tersebut bisa dialihkan untuk memperkuat program bansos.
Penebalan ini hadir diperkirakan akhir September 2025 disela penyaluran bansos PKH BPNT tahap 3.
Bantuan pangan beras 40 kg
Bantuan penebalan non tunai September juga berupa bantuan pangan non tunai beras 10 kg untuk 4 bulan. Nantinya akan dicairkan di bulan September, Oktober, November dan Desember.
Minyak Goreng 2 Liter
Bantuan minyak goreng ini nantinya akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak, bersamaan dengan beras 10 kg. Adapun besaran minyak goreng sebanyak 2 liter, yang juga akan dicairkan dicairkan di bulan September, Oktober, November dan Desember.
Lalu, Siapa saja yang akan dapat bansos penebalan non tunai?
Yaitu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih ditetapkan jadi penerima bansos PKH dan BPNT.
Namun perlu dipahami, bagi KPM yang BPNT tahap 3 nya sudah dicairkan, maka tidak ada lagi bantuan 400 ribu.
Bantuan penebalan bansos ada 2 model. Pertama, berupa uang tunai Rp400 ribu. Kedua, berupa beras pangan 40 kg.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil