JP Radar Kediri - Informasi terkait penanggalan Jawa masih kerap dibutuhkan masyarakat. Weton atau kelahiran sering kali dijadikan informasi yang dipercaya membawa peruntungan terkait watak, rezeki, karir, hingga asmara.
Kalender Jawa Weton Hari Ini
Tanggal Masehi: Kamis, 25 September 2025
Tanggal Jawa: 2 Bakdomulud 1959 Dal
Tanggal Islam : 3 Rabiul Akhir 1447 H
Weton: Kamis Kliwon
Jumlah Neptu Kamis Kliwon gabungan antara hari Kamis (bernilai 8) dan pasaran Kliwon (bernilai 8) menghasilkan jumlah neptu 16
Jodoh Kamis Kliwon
Dalam hal asmara, pemilik weton Kamis Kliwon dipercaya cocok dengan mereka yang punya neptu 7, yaitu weton Selasa Wage.
Ketika dua weton ini bersatu, hasil penjumlahannya 23 yang termasuk dalam kategori “baik” menurut Primbon. Sehingga rumah tangga mereka diprediksi akan tentram, damai, dan saling melengkapi.
Selain itu, weton ini bisa menahan nafsu makan dan nafsu birahi, maka ia akan mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan dari Tuhan.
Sebaliknya, jika tidak bisa mengendalikan diri, maka hidupnya bisa penuh kesulitan.
Watak Kamis Kliwon
Watak orang Kamis Kliwon ini dikenal cukup kompleks. Mereka punya sisi keras dan suka memerintah, namun juga sensitif dan peka.
Kamis kliwon sering merasa dulu sebelum bertindak. Sehingha kombinasi ini membuat mereka menarik sekaligus menantang bagi orang-orang di sekitarnya.
Karir dan Rezeki Kamis Kliwon
Untuk urusan karier, pemilik weton Kamis Kliwon diprediksi mampu memiliki posisi pekerjaan yang baik.
Hal ini terjadi karena orang-orang yang lahir dengan weton Kamis Kliwon memiliki kecerdasan, kebijaksanaan, serta kegigihan dalam diri mereka.
Mereka akan mampu menghadapi beragam situasi dan memutuskan keputusan secara bijak dalam urusan karier.
Tak hanya itu, dengan dibekali akan kemampuannya yang mudah bergaul dan beradaptasi membuatnya mampu ditempatkan pada posisi pekerjaan yang berbeda-beda.
Salah satu bidang pekerjaan yang direkomendasikan untuk Kamis Kliwon adalah tenaga pendidik, ini karena mereka memiliki tingkat kesabaran yang luar biasa dan supel.
Editor : Shinta Nurma Ababil