JP Radar Kediri - Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, resmi ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero). Penunjukan tersebut berlaku sejak 11 September 2025, sebagaimana tertuang dalam salinan keputusan para pemegang saham perusahaan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut sah dan mengacu pada dokumen resmi dari pemilik saham.
Baca Juga: Sudah Pasti? Apakah Menkeu Purbaya Beri Sinyal Kenaikan Gaji PNS di 2026?
Sebelum duduk di jajaran komisaris Pertamina, Hasan menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO).
Jabatannya berakhir pada 16 September 2025 setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Angga Raka Prabowo sebagai penggantinya. Seiring pelantikan itu, PCO juga resmi berubah nama menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.
Hasan Nasbi dikenal luas sebagai pengamat politik sekaligus pendiri lembaga survei Cyrus Network. Pria kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat pada 1979 itu juga pernah menjadi bagian dari Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Fix! Rekrutmen CPNS 2026 Dibuka, Ribuan Lowongan Instansi Ini Menanti ASN Baru
Dengan pengalaman panjang di bidang komunikasi politik, publik menantikan kontribusi Hasan dalam memperkuat strategi komunikasi dan hubungan Pertamina dengan masyarakat. Terlebih, perusahaan energi pelat merah itu tengah menghadapi tantangan besar dalam isu energi, lingkungan, serta transisi menuju ekonomi hijau.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira