JP Radar Kediri - Media sosial tak ada habisnya menggaungkan fenomena terbaru tanah air hingga yang berbau kritikan.
Baru-baru ini muncul fenomena "Stop Tot Tot Wuk Wuk" yanh menjadi perbincangan warganet dan berujung viral di media sosial.
Lalu, apa itu “Stop Tot Tot Wuk Wuk”?
Ternyata, Stop Tot Tot Wuk Wuk merupakan gerakan masyarakat yang berbentuk kritik terhadap penggunaan sirine dan strobo untuk kepentingan pribadi.
Bukan tanpa sebab, pada dasarnya, fenomena ini sudah lama menjadi perbincangan. Dimana sirine dan strobo seringkali dianggap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain.
Sebagai bentuk protes terhadap arogansi ini, beberapa pengendara bahkan memasang stiker dengan tulisan "Stop Tot Tot Wuk Wuk" di mobil mereka.
Lantas, menjadikan slogan tersebut sebuah simbol perlawanan terhadap perilaku tidak etis di jalanan.
Ditegaskan pula, sirine dan strobo seharusnya diprioritaskan hanya untuk kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran (damkar).
Sebab, kedua kendaraan tersebut memang memiliki hak istimewa secara hukum untuk melintas lantaran menyangkut nyawa dan keselamatan publik.
Fenomena ini sering terlihat di kota-kota besar, mengacu pada rombongan atau kendaraan perorangan yang menyalahgunakan alat prioritas seolah-olah sedang dalam keadaan darurat, namun nyatanya tidak ada dasar hukum yang membenarkan penggunaannya.
Salah satu gerakan yang tampak terlihat di media sosial tampak diunggah oleh akun Instagram @progresip_.
"Stop Tot Tot Wuk Wuk di Jalan. Ingat, cuman kendaraan darurat dan tertentu yang berhak pakai sirine/strobo. Selain itu? melanggar hukum," bunyi caption.
Unggahan itu meraup 109 ribu suka, 26 ribu repost, dan 4 ribu komentar.
Hal ini lantas menuai respon beragam wargane. Banyak dari mereka yang turut membagikan ceritanya saat berkendara dan menemui
penggunaan sirine dan strobo ini.