Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Begini Respon Sri Mulyani hingga Budi Gunawan Usai Terima Surat Khusus Prabowo, Apa Isinya?

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 16 September 2025 | 20:32 WIB
Sri Mulyani dan Budi Gunawan saat menerika surat khusus dari Prabowo.
Sri Mulyani dan Budi Gunawan saat menerika surat khusus dari Prabowo.

JP Radar Kediri - Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto awal September lalu menyisakan cerita menarik. Tak hanya soal siapa yang masuk dan siapa yang keluar, tetapi juga momen hangat di balik perpisahan dengan para menteri yang terkena perombakan.

Sri Mulyani, Budi Gunawan, Budi Arie, Dito Ariotedjo, hingga Abdul Kadir Karding menjadi nama-nama yang resmi dilepas dari jajaran Kabinet Merah Putih. Namun, siapa sangka, wajah mereka justru terlihat sumringah saat menerima surat khusus langsung dari Presiden Prabowo.

Momen itu terungkap melalui unggahan akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet). Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menuturkan, surat tersebut ditulis sendiri oleh Presiden Prabowo sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas dedikasi para menteri selama menjalankan tugas negara.

Baca Juga: Prabowo Kirim Surat Khusus untuk 5 Eks Menteri yang Direshuffle, Begini Isinya

“Sedikit cerita dari minggu lalu. Saya bertemu dengan lima menteri Kabinet Merah Putih yang telah menyelesaikan masa baktinya. Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerahkan surat khusus dari Presiden Prabowo Subianto,” kata Teddy, Senin (15/9).

Dalam unggahan foto yang dibagikan, tampak suasana penuh keakraban. Teddy dan Menteri Sekretaris Negara berfoto bersama Sri Mulyani yang tampak tersenyum lebar. Foto lainnya menampilkan kebersamaan dengan Budi Gunawan, Budi Arie, hingga Dito Ariotedjo. Tidak ketinggalan, Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Meski telah resmi dilepas, ekspresi para menteri tersebut justru menunjukkan rasa legawa. Mereka seolah menegaskan bahwa reshuffle bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan pengabdian di pemerintahan.

Seperti diketahui, reshuffle kabinet dilakukan Prabowo pada Senin (8/9). Sejumlah posisi strategis pun berganti. Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk menjadi Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, sementara Mukhtarudin dipercaya menjabat Menteri P2MI, dan Fery Juliantono sebagai Menteri Koperasi.

Baca Juga: Kapan CPNS 2026 Dibuka Pendaftarannya? Begini Penjelasan MenPAN RB hingga Tunggu Restu Prabowo

Untuk posisi Menko Polhukam dan Menpora, Presiden Prabowo menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai pelaksana sementara atau ad interim.

Langkah Prabowo ini menandai babak baru dalam formasi Kabinet Merah Putih. Namun, perhatian publik tetap tertuju pada cara sang presiden mengakhiri kerja sama dengan menterinya bukan sekadar reshuffle, melainkan dengan ungkapan terima kasih yang ditulis langsung dalam surat pribadi.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#sri mulyani #Presiden Prabowo #budi gunawan