Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Tolak Pengajuan Anggaran Rp1,7 Miliar dari Dinas PU, Pilih Cara Unik Ini Hingga Dapatkan Rp 0

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 15 September 2025 | 22:38 WIB
Sherly Tjoanda, Gubernur Terkaya dari Maluku Utara
Sherly Tjoanda, Gubernur Terkaya dari Maluku Utara

JP Radar Kediri - Nama Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara (Malut), kembali menjadi sorotan publik. Sebuah video viral di media sosial menampilkan gaya kepemimpinannya yang blak-blakan sekaligus unik dalam mengelola anggaran daerah.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @tante.rempong.official pada 14 September 2025, Sherly menceritakan pengalamannya ketika Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengajukan anggaran senilai Rp1,7 miliar. Dana itu disebut-sebut untuk kebutuhan identifikasi jalan rusak di wilayah Malut.

Namun, Sherly merasa angka tersebut tidak masuk akal. Ia menilai anggaran itu terlalu besar hanya untuk sekadar memetakan kondisi jalan. Alih-alih menandatangani usulan tersebut, Sherly memutar otak mencari cara lain yang lebih efektif.

“Dinas PU itu minta anggaran Rp1,7 miliar untuk identifikasi jalan rusak. Menurut saya, banyak banget. Jadi saya bikin video sosialisasi saja. Saya bilang, nggak usah Rp1,7 miliar, tunggu saja habis Lebaran saya sudah punya laporan,” ujar Sherly dalam video itu.

Baca Juga: Viral! Anak Gajah Tari Mati di Tesso Nilo, Balai TNTN Ungkap Penyebab Sebenarnya

Keputusan tersebut terbukti jitu. Berbekal media sosial, Sherly justru berhasil mengumpulkan lebih dari 270 laporan dari masyarakat terkait kondisi jalan rusak di seluruh Maluku Utara. Semua data itu kemudian ia jadikan dasar untuk merumuskan kebijakan. “Semua laporan itu Dinas nggak punya, tapi saya punya,” tegasnya.

Langkah tak biasa Sherly ini sontak menuai beragam reaksi dari publik. Banyak warganet kagum dengan caranya menekan pemborosan anggaran sekaligus mendekatkan diri pada masyarakat. “Ibu luar biasa, tapi hati-hati. Jujur di Indonesia risikonya berat, makin jujur makin banyak lawan,” komentar akun @lia_kdr.

Warganet lain bahkan menyarankan agar masyarakat Malut ikut menjaga pemimpinnya itu. “Biasanya orang jujur banyak yang tidak suka. Tolong jaga ibu ini baik-baik,” tulis akun @paulazinc.

Baca Juga: Aturan Terakhir Sri Mulyani Sebelum Dicopot Prabowo, Perbedaan Uang Makan PNS dengan TNI Polri, Ini Rinciannya

Tak sedikit pula yang menilai gaya kepemimpinan Sherly berbeda dari biasanya. Transparan, lugas, dan memanfaatkan teknologi untuk memutus mata rantai anggaran yang rawan diselewengkan.

“Saingannya berhasil menumbangkan suaminya, tapi ternyata gantinya justru lebih berani. Salut!” ungkap akun @cakribie.

Apa yang dilakukan Sherly Tjoanda seolah memberi pelajaran baru bahwa membangun daerah tidak melulu harus mengandalkan anggaran besar. Dengan kreativitas, keberanian, dan sentuhan teknologi, justru bisa melahirkan solusi murah sekaligus melibatkan masyarakat secara langsung.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#gubernur maluku utara #Sherly Tjoanda