JP Radar Kediri - Desakan pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menguat dalam beberapa pekan terakhir, kabarnya mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
Informasi yang beredar, surat dari presiden terkait pergantian Kapolri sudah dikirimkan ke DPR RI.
Tuntutan perubahan pucuk pimpinan Polri muncul setelah peristiwa tewasnya Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan aparat saat aksi unjuk rasa.
Gelombang kritik juga semakin deras karena Polri dinilai gagal mengamankan demonstrasi akhir Agustus hingga awal September, yang berujung ricuh di sejumlah daerah dan menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia.
Baca Juga: Tunjangan Pensiunan PNS! Hak yang Dijamin Negara, Belum Ada Kenaikan di Era Menkeu Purbaya
Selain korban jiwa, masih ada puluhan demonstran yang hingga kini ditahan. Bahkan, beredar kabar sebagian di antaranya mengalami penyiksaan fisik. Situasi ini kian memicu amarah publik.
Kondisi makin panas setelah upacara kenaikan pangkat bagi anggota polisi yang terluka saat mengamankan aksi justru digelar dengan dipimpin langsung Kapolri.
Masyarakat menilai langkah itu tidak pantas dilakukan di tengah suasana duka keluarga korban.
Narasi pergantian Kapolri pun cepat menyebar di media sosial dan lingkungan wartawan. Disebut-sebut, istana sudah menyiapkan dua nama calon pengganti yang berpangkat komisaris jenderal. Salah satunya baru saja mendapat kenaikan pangkat bintang tiga.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bentuk Trio Akselerasi Pembangunan, Siapa Saja Mereka?
Salah satu nama yang muncul kuat adalah Komjen Suyudi Ario Seto, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.
Suyudi dinilai memiliki peluang besar menggantikan Listyo. Selain itu, Komjen Dedi Prasetyo juga masuk bursa calon Kapolri. Ia baru saja ditunjuk sebagai Wakapolri lewat Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1764/VIII/KEP./2025 tertanggal 5 Agustus 2025.
Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari istana terkait kebenaran kabar pergantian Kapolri. Diperkirakan pengumuman resmi baru akan disampaikan pada akhir pekan atau awal pekan depan.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira