JP Radar Kediri – Baru menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa sudah menuai sorotan tajam netizen hingga klarifikasi dua kali. Klarifikasinya itu terkait dua masalah yang berbeda.
Senin (8/9) Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan.
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu kini menjadi orang nomor satu Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
"Mengangkat sebagai Menteri Negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029. Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan," kata pembawa acara saat membacakan keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan Menteri dan Wakil Menteri di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (8/9).
Baca Juga: Menkeu Purbaya lakukan Ini Kepada Putranya Usai Unggahan Viral Sebut Sri Mulyani Agen CIA
Kalrifikasi Tanggapan 17+8
Selasa (9/9/2025), Purbaya menyampaikan klarifikasinya soal ungkapannya terkait 17+8 tuntutan rakyat yang dinilai kurang janggal.
Sebelumnya, saat ditanya soal “17+8 Tuntutan Rakyat”, Purbaya mengatakan akan berfokus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
“Saya belum belajar itu, tapi sederhananya begini, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa? Mungkin sebagian merasa terganggu, hidupnya masih kurang ya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, dikutip dari Antara.
Usai pernyataannya itu menuai kritikan publik, Purbaya menyampaikan permohonan maaf.
Pernyataannya itu dinilai tidak empati saat menjawab poin 17+8 tuntutan rakyat itu.
"Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf," kata Purbaya, usai rapat bersama Presiden Prabowo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2025).
Purbaya menuturkan, pernyataannya bukan untuk mengerdilkan aspirasi rakyat. Ia hanya berupaya menjelaskan bahwa ekonomi saat ini tengah tertekan.
Baca Juga: BSU September 2025 Fiks Cair Lagi? Begini Kata Kementerian Keuangan!
Klarifikasi terkait Putranya yang Sebut Sri Mulyani Agen CIA
Menkeu Purbaya terbaru juga mengambil langkah tegas terhadap putranya, Yudo Achilles Sadewa. Ia secara langsung melarang Yudo Sadewa bermain media sosial Instagram sebagai bentuk respons atas kontroversi tersebut.
"Sudah saya larang. Sudah tidak main Instagram lagi," kata Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Ia juga mengaku telah menegur dan memberikan nasihat kepada Yudo Sadewa.
"Anak kecil nggak ngerti apa-apa, Sudah (dinasihati). Sudah take down di Instagram juga," sambungnya.
Sebelumnya, akun Instagram anak Purbaya, Yudo Sadewa @yvdos4dewa menyebut ayahnya telah berhasil menjadi Menteri dan melengserkan agen CIA
" Alhamdulillah ayah jadi mentri, melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri." Tulis postingan tersebut.
Pernyataan ini merujuk pada Sri Mulyani yang digantikan oleh Purbaya sebagai Menkeu dalam Kabinet Indonesia Maju jilid II pada Senin (8/9/2025).
Unggahan tersebut sontak menuai sorotan publik. Namun, tak lama setelah pernyataan tersebut viral, akun Instagram Yudo Sadewa langsung lenyap.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil