Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kerusuhan Nepal Tewaskan 19 Orang, Begini Kondisi WNI di Sana

Ilmidza Amalia Nadzira • Kamis, 11 September 2025 | 19:29 WIB
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam kondisi aman.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam kondisi aman.

JP Radar Kediri - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Nepal dalam kondisi aman, meski kerusuhan besar mengguncang negara di pegunungan Himalaya itu.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan KBRI Dhaka yang merangkap akreditasi untuk Nepal serta Konsul Kehormatan RI di Nepal. “Sampai saat ini tidak ada laporan WNI yang menjadi korban kerusuhan,” ujar Judha di Jakarta, kemarin (10/9).

Ia meminta WNI yang sedang berkunjung atau berwisata di Nepal segera melapor ke hotline KBRI Dhaka agar mudah dipantau.

Berdasarkan data KBRI, ada 57 WNI yang menetap di Nepal. Selain itu, tercatat 43 anggota delegasi RI tengah mengikuti konferensi internasional di Kathmandu, dua anggota TNI menjalani pelatihan, serta 23 wisatawan asal Indonesia. “Semua dalam kondisi aman,” tegasnya.

Baca Juga: Menlu Nepal Dikeroyok Massa, Demo Gen Z di Kathmandu Meledak Jadi Kerusuhan Besar

Kemlu juga mengimbau seluruh WNI meningkatkan kewaspadaan, menjauhi kerumunan, dan rutin memantau perkembangan keamanan dari otoritas setempat.

Kerusuhan sendiri dipicu keputusan pemerintah Nepal yang memblokir sejumlah media sosial populer karena tidak memenuhi aturan registrasi baru. Kebijakan itu langsung memicu aksi protes besar-besaran, terutama dari kalangan generasi muda.

Situasi yang semula berupa aksi damai berubah jadi anarki. Massa menyerbu gedung-gedung publik, kantor partai politik, bahkan gedung parlemen hingga membakarnya. Rumah pejabat tinggi, termasuk kantor presiden, juga tak luput dari amukan massa.

Bentrok dengan aparat berujung tragis. Sedikitnya 19 orang tewas tertembak dan ratusan lain terluka.

Di tengah kekacauan itu, Perdana Menteri Nepal Sharma Oli menyatakan mundur. Surat pengunduran diri sudah disampaikan kepada Presiden Ram Chandra Paudel yang kini tengah menyiapkan pembentukan pemerintahan baru.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kerusuhan nepal #Nepal memanas #demo nepal