JP Radar Kediri - Pergantian kursi Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa langsung menyedot perhatian publik. Bukan hanya karena arah kebijakan fiskal yang akan ditempuh, tetapi juga soal berapa banyak harta kekayaan yang dimiliki keduanya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru, jumlah kekayaan keduanya terpaut cukup jauh. Purbaya tercatat dengan kekayaan sekitar Rp39,21 miliar, sedangkan Sri Mulyani hampir dua kali lipatnya, yakni Rp92,8 miliar.
Berikut rincian harta kekayaan mereka:
Purbaya Yudhi Sadewa (2024)
-
Total kekayaan: Rp39,21 miliar
-
Tanah dan bangunan: Rp30,5 miliar (Jakarta Selatan)
-
Kendaraan: Rp3,6 miliar
(Mercedes Benz, BMW Jeep, Toyota Alphard, Peugeot Jeep, Yamaha XMAX, Honda Vario 125) -
Harta bergerak lain: Rp684 juta
-
Surat berharga: Rp220 juta
-
Kas dan setara kas: Rp4,2 miliar
-
Utang: nihil
Sri Mulyani Indrawati (2024–2025)
-
Total kekayaan: Rp92,8 miliar
-
Tanah dan bangunan: Rp48,9–Rp49,5 miliar
(Tangerang dan Jakarta Selatan jadi aset terbesar) -
Kendaraan: Rp782 juta
(tiga motor dan satu Toyota Innova Zenix) -
Harta bergerak lain: Rp391 juta
-
Surat berharga: Rp34,9 miliar
-
Kas dan setara kas: Rp16,5 miliar
-
Harta lain: Rp102 juta
-
Utang: Rp9,5 miliar
Perbandingan ini menunjukkan Sri Mulyani memiliki harta hampir dua kali lipat lebih besar dari Purbaya. Nilai surat berharga dan kepemilikan tanah serta bangunan menjadi faktor dominan yang membuat kekayaan Sri Mulyani jauh lebih tinggi.
Meski begitu, kini semua sorotan tertuju pada Purbaya. Dengan latar belakang ekonom dan pengalaman memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), publik menunggu gebrakannya dalam mengelola fiskal, sekaligus menjawab harapan PNS terkait kenaikan gaji.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira