JP Radar Kediri - Sejumlah pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai daerah mengaku belum menerima gaji bulanan mereka untuk periode September 2025. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran, mengingat pencairan gaji pada bulan sebelumnya berjalan lancar tanpa hambatan.
Menanggapi keluhan tersebut, PT Taspen sebagai pengelola pembayaran pensiun akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Taspen menegaskan bahwa keterlambatan pencairan bukan karena pengurangan atau penghapusan gaji, melainkan murni disebabkan faktor administratif yang masih harus diselesaikan.
Menurut keterangan resmi, ada beberapa hal yang menjadi penyebab utama keterlambatan ini. Pertama, sejumlah pensiunan belum melakukan autentikasi tahunan, yaitu proses verifikasi data yang wajib dilakukan.
Tanpa autentikasi ini, pembayaran gaji otomatis ditunda. Kedua, sebagian pensiunan belum menyerahkan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTB) ke kantor Taspen.
Dokumen ini menjadi salah satu syarat utama agar dana pensiun bisa ditransfer ke rekening masing-masing. Taspen meminta agar dokumen ini segera dilengkapi untuk mempercepat proses pencairan.
Ketiga, bagi pensiunan yang menerima gaji untuk pertama kali, jadwal pencairan memang berbeda, yaitu setiap tanggal 15 bulan berjalan, sehingga tidak termasuk jadwal reguler awal bulan.
Dengan begitu, keterlambatan yang terjadi bersifat sementara dan dapat segera diatasi setelah seluruh persyaratan terpenuhi. Selain itu, PT Taspen juga menegaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji atau tunjangan pensiunan pada bulan September 2025.
Besaran gaji tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024. Dengan kata lain, hak pensiun tetap aman, hanya menunggu proses administratif rampung.
Bagi para pensiunan yang mengalami keterlambatan, Taspen memastikan bahwa gaji akan segera dicairkan begitu semua persyaratan lengkap. Masyarakat pun diimbau tidak panik dan tetap memantau informasi resmi dari PT Taspen melalui aplikasi atau mitra bayar.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan seluruh pensiunan PNS bisa lebih tenang, meski pembayaran gaji bulan September sempat tertunda. buatkan judulnya tanpa ada kata taspen
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira