JP Radar Kediri - Aksi demonstrasi bertajuk “Piknik Rakyat Nasional” mulai tiba di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (5/9/2025) sore.
Massa yang didominasi mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) itu membentuk lingkaran usaintiba didepan gedung.
Para peserta aksi mengenakan pakaian dan atribut berwarna pink, hijau, hingga biru yang disebut menjadi simbol pergerakan rakyat
Mereka kemudian memulai orasi secara bergantian menggunakan pengeras suara.
Mereka melakukan long march dari depan Gedung TVRI di Jalan Gerbang Pemuda menuju gerbang utama DPR RI di Jalan Gatot Subroto.
Terpantau lebih dari 400 mahasiswa hadir sambil mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu perjuangan, seperti Halo-Halo Bandung dan Buruh Tani.
Seperti diketahui sebelumnya,Koalisi Masyarakat Sipil memang merencanakan aksi di depan Gedung DPR RI pada Jumat (5/9/2025).
Seruan aksi itu dipublikasikan melalui akun Instagram BEM Kema Unpad, @bem.unpad, pada Jumat dini hari.
Poster dengan narasi aksi damai bertajuk “Piknik Rakyat Nasional” itu didominasi warna pink hijau.
Aksi ini ditujukan untuk menagih pemenuhan 17+8 Tuntutan Rakyat kepada pemerintah, dengan tenggat waktu jatuh pada hari yang sama.
17 Tuntutan yang Diminta Dipenuhi
Rincian 17 Tuntutan Mendesak Tuntutan yang ditargetkan dapat dipenuhi hingga 5 September 2025 ini terbagi sesuai lembaga negara:
Untuk Presiden Prabowo
-Tarik TNI dari pengamanan sipil dan pastikan tidak ada kriminalisasi demonstran
-Bentuk tim investigasi independen terkait kasus Affan Kurniawan, Umar Amarudin, dan korban kekerasan lain dalam aksi 28–30 Agustus.
Untuk DPR
-Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR dan batalkan fasilitas baru.
-Publikasikan transparansi anggaran DPR secara proaktif.
-Dorong Badan Kehormatan DPR periksa anggota DPR yang bermasalah (termasuk melalui KPK).
Untuk Ketua Umum Partai Politik
-Pecat atau jatuhkan sanski tegas kepada kader DPR yang tidak etis dan memicu kemarahan publik
-Umumkan komitmen partai untuk berpihak pada rakyat di tengah krisis Libatkan kader dalam ruang dialog publik bersama mahasiswa dan masyarakat sipil
Untuk Polri
-Bebaskan seluruh demonstran yang ditahan
-Hentikan tindakan kekerasan polisi dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia
-Tangkap dan proses hukum secara transparan anggota dan komandan yang melakukan dan memerintahkan tindakan kekerasan dan melanggar HAM
Untuk TNI
-Segera kembali ke barak, hentikan keterlibatan dalam pengamanan sipil
-Tegakkan disiplin internal agar anggota TNI tidak mengambil alih fungsi Polri
-Komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi
Untuk Kementerian Sektor Ekonomi
-Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja di seluruh Indonesia
-Ambil langkah darurat untuk mencegah PHK massal dan lindungi buruh kontrak
-Buka dialog dengan serikat buruh untuk solusi upah minimum dan outsourcing
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil