Demo 4 September 2025, Buruh Bawa 14 Tuntutan dengan Replika Patung Tikus!

Shinta Nurma Ababil • Dipublikasikan Kamis, 4 September 2025 | 20:14 WIB
Pantau Demo 28 Agustus 2025 lewat CCTV
Pantau Demo 28 Agustus 2025 lewat CCTV

JP Radar Kediri – Tak hanya mahasiswa, ribuan buruh juga kembali menggelar aksi demonstrasi di Ibukota hari ini, Kamis, 4 September 2025.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) turun ke jalan, dimana titik utama aksi dipusatkan di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya hingga Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Massa berkumpul pukul 10.00 WIB, di depan kantor International Labour Organization (ILO), Menteng, sebelum melakukan long march menuju lokasi.

Ajakan aksi ini sudah ramai disebarkan sehari sebelumnya melalui akun Instagram resmi @kabarburuh.

“Mari bergabung dalam aksi terpimpin 4 September 2025,” tulis seruan tersebut. Gebrak menyebut aksi kali ini sebagai “seruan rakyat untuk menggugat”, dengan pesan utama mendesak pemerintah menghentikan represivitas aparat.

 Baca Juga: Update Demo Hari Ini 4 September 2025 Bertajuk Selamatkan Indonesia!

Menurut Gebrak, gelombang aksi ini menyoroti kekerasan, hingga membawa sederet tuntutan ekonomi.

Mereka menekan pemerintah agar menurunkan tarif pajak bagi rakyat kecil, menurunkan harga sembako, hingga segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Dalam aksi ini, Gebrak menghadirkan replika patung tikus berdasi sebagai simbol perlawanan. Ketua Umum Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Unang Sunarno, mengatakan tikus berdasi itu adalah representasi dari para koruptor yang dianggap merajalela di negeri ini.

“Kami hadirkan sebagai bentuk sindiran keras, bahwa negara gagal memberantas korupsi dan minim kemauan untuk mengesahkan undang-undang pro rakyat,” ujarnya, Rabu (3/9).

 Baca Juga: Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Per 4 September 2025 Menggunakan NIK Lewat HP!

Unang menyebut, secara keseluruhan ada 14 tuntutan yang dibawa buruh pada aksi 4 September ini.

Dari jumlah itu, lima di antaranya menjadi prioritas yang harus segera dijawab Presiden Prabowo Subianto dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Gelombang aksi yang berlangsung hampir dua pekan terakhir memang belum mereda. Semua berawal dari kemarahan publik terhadap tunjangan fantastis anggota DPR yang dinilai tidak masuk akal di tengah kondisi rakyat yang sedang kesulitan ekonomi.

 

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : Shinta Nurma Ababil
demo hari ini demo buruh demo 4 September demo jakarta