Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Pidato Menteri Agama Soal Gaji Guru: Kalau Cari Uang Jangan Jadi Guru, Jadi Pedagang!

Shinta Nurma Ababil • Kamis, 4 September 2025 | 01:52 WIB
Menteri Agama (Menag) resmi memajukan dan memperpanjang libur sekolah Lebaran 2025.
Menteri Agama (Menag) resmi memajukan dan memperpanjang libur sekolah Lebaran 2025.

JP Radar Kediri - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar viral di media sosial lantaran ucapannya saat berpidato dalam pembukaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan batch 3 periode 2025 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (3/9).

Di depan ratusan guru, Menag berpesan jangan sampai terlibat kasus zina. Lantaran guru merupakan profesi mulia.

Bahkan Nasaruddin menegaskan bahwa guru harus suci di bumi maupun di langit.

Profesi menjadi guru bukanlah hal yang mudah menurutnya, karena harus menjaga sikap dan perilaku juga. Sehingga dia mengatakan kalau tidak sanggup, sebaiknya mundur jadi guru.

"Sebelum orang lain masuk surga, guru yang masuk surga lebih dulu," paparnya.

Hal ini atas dasar amal jariyah guru sangat besar. Sehingga profit atau pahala dari amal jariyah seorang guru akan terus mengalir.

Imam besar Masjid Istiqlal Jakarta itu juga meminta para peserta PPG harus bangga menjadi guru. 

Dia juga menjelaskan profesi guru berbeda dengan pedagang. Karena pedagang orientasinya mencari keuntungan finansial. "Kalau mau ikut-ikutan cari uang, jangan jadi guru," jelasnya. Karena tugas guru adalah mencerdaskan peserta didik.

Nasaruddin juga menyampaikan bahwa guru itu bukan mubalig. Keberhasilan seorang guru bukan dilihat ketika muridnya tersedu-sedu atau terbahak-bahak saat pembelajaran. Tetapi keberhasilan guru adalah bagaimana dia bisa mengajarkan cara belajar kepada anak didiknya. "Kemudian guru yang berhasil itu adalah yang bisa menghidupkan lentera dalam hati siswanya," katanya.

Da juga bangga karena jumlah peserta PPG tahun ini meningkat drastis dari 2024 lalu. Tahun lalu jumlah peserta PPG hanya 29.933 guru. Tahun ini naik drastis menjadi 206.411 guru. "Artinya naik 700 persen," katanya.

Dari jumlah tersebut guru PAI menjadi yang terbanyak dengan 91.028 guru. Kemudian ada 10.848 guru Pendidikan Agama Kristen, 5.558 guru Pendidikan Agama Katolik, 3.771 guru Pendidikan Agama Hindu, 530 guru Pendidikan Agama Buddha, serta 94.736 guru madrasah. Pelaksanaan PPG batch 3 juga berisi guru-guru lintas agama.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno menambahkan, PPG tahun dirancang fleksibel. Sehingga guru bisa menyesuaikan waktu belajar tanpa meninggalkan tugas mengajar. Pelaksanaan PPG fleksibel karena digelar berbasis Learning Management System (LMS).

Sistem itu bisa diakses daring maupun luring, serta tetap mendapat bimbingan dari dosen LPTK/PTKIN. “Kami memastikan lulusan PPG tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang selaras dengan visi Kemenag, yaitu Kurikulum Berbasis Cinta,” tandasnya

Editor : Shinta Nurma Ababil
#pedagang #gaji guru #Menteri Agama Nasaruddin Umar #nasaruddin umar #guru #menag