Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Jerome Polin Ditawari Jadi Buzzer Pro Pemerintah dengan Bayaran Rp 150 Juta, Beri Tamparan dengan Jawaban Ini!

Shinta Nurma Ababil • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:26 WIB
Jerome Polin
Jerome Polin

JP Radar Kediri - Di tengah ramainya aksi demo yang membara di seluruh penjuru tanah air, Youtuber Jerome Polin turut menyita perhatian masyarakat lantaran dapat tawaran tak biasa.

Terlihat di akun media sosialnya, Jerome Polin telah ditawari untuk menjadi buzzer dengan bayaran yang sangat fantastis.

Tawaran fantastis itu bahkan senilai Rp150 juta, tak lain untuk menjadi buzzer.

"Halo kak, disini kami ingin menawarkan paid promote, untuk satu video konten dari kami apakah berminat kak? PP (RTP) ajakan damai Indonesia. Ajakan untuk damai dari pemerintah, DPR, Brimob ojol dan Masyarakat," demikian penawaran untuk Jerome Polin yang dijanjikan Rp 150 juta.

Tawaran menjadi Buzzer ini kembali membuat Jerome semakin kesal.

"Uang rakyat dipakai buat bikin narasi-narasi untuk pencitraan seolah semua baik-baik saja. Jangan sampai lengah, jangan terpecah belah, kawal terus," seru pria asal Surabaya itu.

Menurut dia, daripada uang Rp 150 juta digunakan untuk sewa buzzer, alangkah baik dan bermanfaatnya apabila digunakan untuk sejahterakan guru.

"Uang rakyat dipakai buat bayar buzzer per orang Rp 150 juta 1 post kalau dipakai buat naikin gaji guru per orang 10 juta, sudah bisa bikin 15 guru hidup sejahtera selama sebulan." Tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, YouTuber Jerome Polin sempat mengkritisi langkah DPR yang diakui membuat dirinya meradang.

Di tengah tuntutan rakyat, anggota DPR justru memutuskan WFH saat ada aksi demonstrasi, beberapa hari lalu.

Menurut pandangan Jerome, langkah tersebut sama sekali tidak tepat karena DPR adalah lembaga yang seharusnya berdenyut bersama kegelisahan dan keresahan rakyat.

Meski konten yang harus dibuat Jerome Polin hanya satu, dalam bentuk video dan diminta dan diunggah melalui Reels Instagram pada 1 September 2025 pukul 15.0, Jerome justru memberi jawaban yang membuat publik kagum.

Di tengah kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja dengan kebijakan pemerintah yang masih kurang pas, Jerome Polin berharap hal-hal seperti ini bisa diperbaiki lagi.

Alih-alih membayar buzzer, Jerome Polin berharap pemerintah bisa menggunakan uang tersebut untuk mensejahterakan guru yang memiliki gaji rendah di Indonesia.

"Jangan lengah, kita kawal terus. Kita berhak atas transparansi pemakaian uang pajak kita! Sudah saatnya kita aware," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Jerome Polin meminta agensi dan KOL untuk tidak menerima penawaran job semacam itu. Sebab, dampaknya akan buruk untuk kebaikan bangsa dan negara serta rakyat secara keseluruhan.

"Aku mohon untuk kali ini, jangan korbanin rakyat buat kepentingan kalian sendiri. Semua lagi susah, kita berjuang bersama, ya? Tolong," pintanya

Editor : Shinta Nurma Ababil
#dpr #buzzer #Jerome Polin #demo