JP Radar Kediri - Selain Dwi Hartono, istrinya yakni Andreana Wulandari mendadak menjadi sorotan publik usai ditetapkan polisi sebagai otak atau dalang di balik pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Muhammad Ilham Pradipta.
Penangkapan pria yang sebelumnya dikenal sebagai YouTuber sekaligus motivator itu menyisakan cerita panjang tentang sosok dan kehidupannya.
Dwi Hartono bukan orang baru di dunia motivasi. Ia sempat aktif mengisi konten-konten motivasi di kanal YouTube miliknya. Dengan gaya bicara yang lugas, Dwi mengajarkan soal semangat hidup, bangkit dari keterpurukan, hingga cara meraih kesuksesan.
Sayangnya, kehidupan nyata ternyata berbanding terbalik dengan citra yang ia bangun di media sosial.
Menurut kesaksian sejumlah mantan staf, kondisi ekonomi Dwi Hartono sudah jatuh terpuruk dalam tiga tahun terakhir.
Bisnis yang digelutinya dikabarkan bangkrut, membuat keluarga harus menghadapi tekanan finansial yang berat. Dari sinilah kemudian muncul dugaan bahwa masalah ekonomi menjadi salah satu pemicu tindak kriminal yang ia lakukan.
Polisi menyebut, Dwi Hartono berperan sebagai dalang yang mengatur skenario penculikan hingga berujung pembunuhan Ilham Pradipta. Ia tidak sendirian. Sebanyak 15 orang lainnya turut ditangkap karena diduga terlibat dalam komplotan yang sama.
Kisah makin menarik ketika nama sang istri, Andreana Wulandari, ikut terseret. Andreana yang semula dikenal sebagai ibu rumah tangga sekaligus penjual di TikTok kini raib bersama tiga anaknya.
Dari rekaman CCTV, ia terlihat kabur pada malam hari tak lama setelah suaminya ditangkap. Polisi kini tengah memburu keberadaan Andreana yang diduga mengetahui bahkan ikut terlibat dalam perencanaan kejahatan tersebut.
Baca Juga: UGM Nonaktifkan Mahasiswa Baru Tersangka Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank
Seorang mantan karyawan keluarga menyebut, kehidupan rumah tangga Dwi Hartono dalam beberapa tahun terakhir jauh dari kata mapan.
“Tiga tahun terakhir memang sudah bangkrut. Mungkin itu yang bikin mereka nekat,” ujarnya. Bahkan, informasi dari kalangan internal menyebut Andreana lebih dulu melarikan diri sebelum rumahnya didatangi intelijen kepolisian dini hari.
Publik terkejut ketika mendapati fakta bahwa seorang motivator yang seharusnya memberi inspirasi, justru tersandung kasus kriminal berat.
Kontras dengan citra yang ia bangun di YouTube, kini Dwi Hartono harus menghadapi jerat hukum dengan status sebagai tersangka dalang pembunuhan.
Kasus ini masih terus didalami. Polisi menelusuri motif utama, jaringan yang terlibat, serta kemungkinan kaburnya Andreana ke luar negeri.
Sementara itu, masyarakat terus mengikuti perkembangan kasus ini dengan rasa heran sekaligus geram bagaimana sosok yang dulu dikenal sebagai inspirator kini justru menodai diri dengan aksi kriminal keji.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira