Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ramai Isu Pasha Ungu Mundur dari DPR, Benarkah Tak Mau ‘Makan Uang Haram’?

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 24 Agustus 2025 | 16:59 WIB
Pasha sebagai anggota Komisi VIII DPR yang membidangi isu sosial, agama, dan perlindungan anak .
Pasha sebagai anggota Komisi VIII DPR yang membidangi isu sosial, agama, dan perlindungan anak .

JP Radar Kediri - Dunia maya kembali digegerkan dengan kabar dari Senayan. Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu, musisi sekaligus anggota DPR RI, disebut-sebut memilih mundur dari kursi parlemen. Alasan yang beredar pun cukup mengejutkan: tidak mau “ikut makan uang haram”.

Isu ini pertama kali menyebar melalui unggahan sejumlah akun media sosial yang memotong pernyataan Pasha dalam sebuah kesempatan. Potongan kalimat yang menyinggung soal ketidaknyamanannya duduk di kursi legislatif langsung memantik reaksi publik. Dalam hitungan jam, narasi itu viral, mengundang komentar ribuan warganet.

Sebagian publik menyebut langkah Pasha patut diapresiasi. “Kalau benar mundur karena menolak uang haram, berarti masih ada politisi yang idealis,” tulis salah seorang netizen. Namun, ada juga yang skeptis. Menurut mereka, kabar tersebut hanya isu liar tanpa kejelasan.

Hingga Sabtu (23/8), baik Pasha maupun pihak DPR RI belum memberikan klarifikasi resmi. Media arus utama pun nyaris senyap, membuat perdebatan di ruang publik justru semakin panas. Kondisi ini membuat kabar seputar Pasha lebih banyak berkembang lewat perbincangan warganet ketimbang pemberitaan formal.

Perjalanan politik Pasha memang selalu menarik perhatian. Setelah sukses di panggung musik bersama band Ungu, ia terjun ke dunia politik. Kariernya dimulai ketika dipercaya sebagai Wakil Wali Kota Palu periode 2016–2021. Dari sana, Pasha kemudian melangkah ke tingkat nasional dan berhasil duduk sebagai anggota DPR RI.

Namun, kiprahnya di parlemen tak selalu mulus. Beberapa kali ia menjadi sorotan karena komentar maupun sikapnya yang berbeda dari politisi kebanyakan. Tidak sedikit yang menilai Pasha masih membawa gaya selebritas ke dunia politik, meskipun ia berusaha serius menjalani peran sebagai wakil rakyat.

Rumor mundurnya Pasha kali ini dianggap sebagian kalangan sebagai sinyal keresahan di tubuh DPR, khususnya terkait fasilitas dan tunjangan yang sedang menjadi sorotan publik. Seperti diketahui, isu tunjangan rumah bagi anggota DPR hingga Rp50 juta per bulan belakangan memicu kritik keras. Publik menilai, di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit, kebijakan tersebut tidak bijak.

Jika benar Pasha memutuskan mundur, langkah itu akan menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya. Ia bisa kembali ke dunia hiburan, atau justru mengambil jalur lain di luar panggung musik maupun parlemen.

Namun, jika isu ini hanyalah rumor yang digoreng warganet, maka Pasha tetap harus memberi penjelasan agar publik tidak terus berspekulasi. Sebab, sebagai figur publik yang juga menjabat wakil rakyat, setiap gerak-geriknya pasti menjadi sorotan.

Kini, publik masih menunggu. Apakah Pasha benar-benar akan meninggalkan Senayan demi menjaga idealisme? Ataukah kabar ini hanya sekadar isu viral yang tak berdasar? Semua pihak menunggu pernyataan resmi dari sang musisi yang kini berpolitik itu.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#pasha ungu #Pasha Ungu jadi Anggota DPR