JP Radar Kediri - Weton atau hari kelahiran seseorang, dalam budaya Jawa diyakini membawa peruntungan tersendiri bagi sang anak.
Dengan weton yang melekat itulah, masyarakat Jawa yang masih mempercayainya, digunakan untuk melihat kecocokan jodoh.
Tak hanya jodoh, weton dengan Neptu yang dibawa juga diyakini membawa pengaruh besar terhadap kepribadian, rezeki, jodoh, bahkan perjalanan hidup secara keseluruhan.
Salah satu weton yang cukup menarik untuk dibahas adalah Sabtu Pahing. Jika kamu pemilik weton ini, simak informasi lengkap berikut ini ya.
Berapa neptu Sabtu Pahing?
Dilansir dari penjelasan salah satu video di kanal YouTube Sabdaning Ratu, weton Sabtu Pahing memiliki jumlah neptu 18, yaitu hasil penjumlahan antara nilai hari Sabtu (9) dan pasaran Pahing (9).
Dalam kitab primbon Jawa, angka 18 ini dikenal dengan istilah "lakuning geni gede". Artinya, orang yang lahir di weton ini memiliki watak panas membara, mudah tersulut emosi, dan cenderung spontan dalam bertutur kata.
Neptu yang besar ini membuat Sabtu Pahing sering kali berbicara tanpa pikir panjang, sehingga terkadang ucapannya terasa menyakitkan bagi orang lain.
Bahkan, tawanya terdengar sinis, emosinya sering meledak, sehingga mereka dikenal sinis padahal sebenarnya punya sisi yang penakut dan sensitif.
Bagaimana Karakter Sabtu Pahing?
Jika dibedah, Sabtu memiliki karakter suka disanjung dan memuji, namun juga dikenal dengan sifat serakah dan ambisius.
Mereka tidak takut dengan hal buruk dan selalu ingin menjadi yang terbaik dalam segala hal.
Sedangkan dari sisi pasaran Pahing, dikenal dengan karakter cenderung ingin memiliki apa pun yang terlihat oleh matanya. Sehingga, apabila tidak dikelola dengan bijak, sifat ini bisa berubah menjadi sikap rakus dan tidak pernah puas.
Bagaimana Karir Sabtu Pahing?
Weton Sabtu Pahing menyimpan potensi besar untuk meraih kejayaan hidup. Karena, mereka termasuk dalam garis nasib “Tibo Duno”, artinya bisa mendapatkan status sosial yang tinggi, jabatan penting, atau kehidupan mapan, selama mau berusaha dan tidak lupa berdoa.
Sehingga tak heran, seringkali mereka disarankan melakukan selamatan dengan bubur sumsum dan doa "Inna asaluka", sebagai bentuk ikhtiar batin dalam menjaga energi spiritualnya tetap positif.
Bagaimana Rezeki Sabtu Pahing?
Dalam hal rezeki, Sabtu Pahing diyakini akan beruntung saat berada di usia 12 hingga 17 tahun.
Dalam usia ini, rezeki akan mengalir deras, memberikan banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan.
Meskipun masih dalam usia sekolah, banyak kesempatan yang bisa dimanfaatkan, misalnya dengan bisnis online, freelance, atau pekerjaan sampingan lainnya.
Namun bagi mereka yang berusia 24 hingga 29 tahun serta 48 hingga 50 tahun, kondisi keuangan justru kurang menguntungkan. Meski demikian, kamu dapat mengantisipasinya dengan lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan, menghindari pengeluaran berlebihan, serta tidak melakukan investasi yang berisiko tinggi.
Bagaimana Asmara Sabtu Pahing?
Asmara weton Sabtu Pahing memiliki daya tarik yang kuat sehingga mudah disukai banyak orang.
Untuk yang masih lajang, tahun 2025 akan menjadi tahun yang penuh dengan pilihan. Pasalnya, tidak semua orang yang mendekati memiliki niat baik, sehingga harus lebih selektif dalam memilih pasangan.
Bagi yang sudah memiliki pasangan, perlu berhati-hati dengan godaan pihak ketiga. Karena eeton Sabtu Pahing memiliki kecenderungan untuk tergoda dengan "rumput tetangga" yang tampak lebih hijau.
Sehingga penting untuk menjaga kesetiaan dan menghargai pasangan agar hubungan tetap harmonis.
Editor : Shinta Nurma Ababil