JP Radar Kediri - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bikin gebrakan. Lembaga antirasuah ini melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Tak tanggung-tanggung, total ada 14 orang yang diamankan dan 22 unit kendaraan mewah ikut disita.
Deretan Kendaraan Fantastis
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (21/8) sore, menyampaikan bahwa jumlah pihak yang diamankan bertambah menjadi 14 orang. “Barang bukti sementara yang diamankan ada 15 kendaraan roda empat dan 7 roda dua,” jelasnya.
Semua barang bukti itu dipamerkan di halaman, lobi, hingga belakang Gedung Merah Putih KPK. Paling banyak menyita perhatian adalah mobil sport Nissan GT-R R35 berwarna biru.
Mobil yang populer disebut “Godzilla” itu dikenal sebagai salah satu ikon sport car Jepang. Di pasaran Indonesia, harga bekasnya bisa tembus Rp 2,5 miliar hingga lebih dari Rp 3 miliar.
Selain mobil sport, deretan motor gede Ducati juga jadi sorotan. Ada lima tipe Ducati berbeda, mulai Streetfighter V4 SP, Hypermotard, XDiavel, Multistrada, hingga Scrambler. Bahkan, dua unit Vespa pun ikut disita.
Untuk mobil, KPK tak hanya menemukan kendaraan hobi, tapi juga jajaran SUV dan MPV yang biasa dipakai keluarga. Ada dua unit Hyundai Palisade, Mitsubishi Pajero Sport, BMW 3 Series, Jeep Cherokee XJ klasik yang sudah dimodifikasi, Suzuki Jimny, hingga mobil keluarga populer seperti dua Honda CR-V, dua Mitsubishi Xpander, Hyundai Stargazer, Honda Freed, Toyota Corolla Cross, dan Toyota Hilux.
Dugaan Pemerasan
Hingga berita ini diturunkan, KPK masih memeriksa intensif para pihak yang ditangkap.
Dugaan awal, kasus ini terkait pemerasan terhadap sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Rincian lengkap nama tersangka dan konstruksi perkara akan diumumkan setelah pemeriksaan rampung.
Sorotan Publik
Deretan barang bukti berupa mobil dan motor mewah membuat publik tercengang. Dari mobil sport miliaran rupiah, SUV mewah, hingga motor premium, semuanya menimbulkan tanda tanya soal gaya hidup pejabat publik.
Banyak pihak menilai, kasus ini tak sekadar soal suap atau pemerasan, tetapi juga menunjukkan betapa suburnya praktik penyalahgunaan kekuasaan di level kementerian.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira