Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pembuat Film Merah Putih Buka Suara Usai Banjir Kritikan Netizen

Shinta Nurma Ababil • Senin, 11 Agustus 2025 | 00:36 WIB
Animasi Merah Putih: One For All
Animasi Merah Putih: One For All

JP Radar Kediri - Dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI, dunia internet dihebohkan dengan kemunculan film animasi 'Merah Putih: One For All'.

Film bertemakan nasionalisme itu dijadwalkan tayang pada 14 Agustus 2025 serentak di bioskok Tanah Air.

Namun sejak kemunculan trailernya, netizen banyak yang memberikan pendapatnya terkait cuplikan yang sudah dipublikasikan beberapa channel YouTube resmi itu.

Mereka membandingkan kualitasnya yang jauh dibawah film animasi Jumbo.

Klarifikasi Pembuat Film Merah Putih

Pada poster dan laman resmi Cinema XXI, diketahui film animasi tersebut digarap oleh Perfiki Kreasindo.

Sutradara dan penulis film ini adalah Endiarto dan Bintang, serta diproduseri Toto Soegriwo. Adapun produser eksekutifnya adalah Sonny Pudjisasono.

Namun informasi terkait rekam jejak Perfiki Kreasindo masih sangat minim.

Pada akun Instagram resmi @movreview yang dikolaborasikan dengan akun Toto Soegriwo (@totosoegriwo), disebutkan bahwa film ini dikerjakan sejak bulan Juni 2025. Artinya, hanya butuh waktu kurang lebih sebulan hingga film ini tayang di bioskop.

Namun yang tak kalah mencengangkan adalah anggaran untuk pembuatan film ini disebut mencapai Rp 6,7 miliar.

Menanggapi banyaknya kritik netizen terkait kualitas film animasi 'Merah Putih: One For All', sang produser lantas buka suara melalui akun Instagram-nya.

"Senyumin aja. Komentator lebih pandai dari pemain. Banyak yang mengambil manfaat juga kan? Postingan kalian jadi viral kan?," tulis Toto Soegriwo melalui akun Instagram-nya.

Film animasi 'Merah Putih: One For All' disebut akan tayang di bioskop pada 14 Agustus 2025. Trailer-nya sudah dipublikasikan oleh channel YouTube 'Perfiki TV', 'CGV Kreasi', dan 'Historika Film'.

Pada caption di channel CGV Kreasi, 'Merah Putih: One For All' diklaim sebagai film animasi pertama bertema kebangsaan.

Diketahui, Merah Putih: One For All ini menceritakan delapan anak dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Tim Merah Putih.

Mereka memiliki misi menjaga bendera pusaka menjelang Hari Kemerdekaan.

Namun tiga hari sebelum upacara, benderanya hilang. Dari situ, mereka memulai petualangan seru yang penuh tantangan.

Sayangnya, meskipun mengusung semangat nasionalisme, reaksi warganet ternyata sebaliknya

Menurut mereka, kualitas visual film itu gagal memenuhi ekspektasi di tengah industri animasi Indonesia yang semakin baik dan naik daun.

Banyak dari mereka membandingkannya dengan film animasi Jumbo yang dianggap sudah mengangkat standar animasi Indonesia ke level yang jauh lebih tinggi.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Merah Putih One for All menuai kritik #film bioskop #film animasi #Merah Putih One for All