JP Radar Kediri – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah mengangkat guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2025.
Dari target nasional satu juta formasi guru PPPK, sebanyak 700 ribu sudah diangkat. Di Jawa Timur, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim mengusulkan 17 ribu guru honorer menjadi PPPK paruh waktu, dari total sekitar 30 ribu guru di provinsi ini.
Pernyataan itu disampaikan dalam Pelantikan, Pengukuhan, dan Pembinaan Pengurus Perwakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) PGRI Kabupaten/Kota se-Jatim Masa Bakti 2025–2030 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, Minggu (10/8).
Baca Juga: Apakah PPPK Bisa Naik Pangkat dan Gaji? Ini Ternyata Syarat Ketat yang Harus Dipenuhi
Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, menegaskan bahwa PGRI akan terus memperjuangkan kesetaraan hak guru PPPK dengan ASN lain melalui revisi UU ASN. “Saatnya membangun SDM yang baik, jadi tata kelola juga kita benahi,” ujarnya.
Menurut perhitungan PGRI, kekurangan formasi guru PPPK di Indonesia semula mencapai 1,6 juta. Setelah satu juta guru diangkat, 700 ribu di antaranya telah lolos seleksi. Kini PGRI memprioritaskan pendataan formasi R2, R3, serta tenaga kependidikan.
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan pihaknya telah mengusulkan 17 ribu guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) menjadi PPPK paruh waktu. “Yang memenuhi syarat langsung kami ajukan. Mudah-mudahan disetujui kementerian,” ucapnya.
Formasi PPPK penuh, kata Aries, masih dalam evaluasi Kementerian PANRB. Sedangkan usulan paruh waktu sudah lengkap datanya. “Mudah-mudahan semua terpenuhi. Karena ada juga data guru kita yang belum memenuhi syarat,” tuturnya.
Ketua PGRI Jatim, Djoko Adi Walujo, menambahkan pelantikan kali ini diikuti 34 kabupaten/kota dari total 38 daerah.
Empat lainnya belum melaksanakan konferensi pengurus. Ia menegaskan PGRI harus menjadi organisasi pendidikan profesional yang berkeahlian, bertanggung jawab, dan membangun kesejawatan antarpendidik.