JP Radar Kediri - Baca Juga: Berapa Uang Makan PNS 2025 yang Disetujui Sri Mulyani? Simak Angkanya Per Golongan Ini!
Kenaikan ini sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas jangkauan program unggulannya tersebut.
“Tahun depan kita targetkan 200 Sekolah Rakyat beroperasi penuh. Anggarannya juga akan meningkat cukup besar,” ujar Sri Mulyani saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas 10 Jakarta Selatan, Sabtu (9/8).
Baca Juga: Berapa Uang Makan PNS 2025 yang Disetujui Sri Mulyani? Simak Angkanya Per Golongan Ini!
Tahun ini, Sekolah Rakyat mulai berjalan pertengahan Juli dan kini telah bertambah hingga 159 titik. Pemerintah menargetkan jumlahnya mencapai 100 titik pada Agustus dan 159 titik pada September 2025.
Tahun depan, cakupan diperluas menjadi 200 sekolah dengan masa operasional penuh selama setahun.
Anggaran tahun ini mencapai Rp7 triliun, berasal dari Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, serta sejumlah kementerian/lembaga lain yang terlibat.
Dana itu digunakan untuk operasional sekolah, mulai dari penyediaan asrama, listrik, air, internet, makan, seragam, alat tulis, laptop, hingga gaji guru. Juga termasuk renovasi atau pembangunan sekolah baru jika diperlukan.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis 100 persen yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Baca Juga: TOK! Anggaran Diefisiensi! Ini 15 Pengeluaran Pemerintah yang Dipangkas Sri Mulyani
Peserta didik dipilih ketat melalui verifikasi status ekonomi hingga tes akademik, khususnya bagi warga dari desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Program ini tersedia untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kurikulum nasional, ditambah penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan.
Tahun ajaran 2025/2026 ini, 159 Sekolah Rakyat mampu menampung 15.370 siswa dalam 620 rombongan belajar. Kegiatan belajar mengajar didukung 2.407 guru dan 4.442 tenaga kependidikan non-guru.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira