Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siapa Direktur Bank Mandiri Sekarang? Ini Profil Riduan, Dirut Baru Pengganti Darmawan Junaidi

Shinta Nurma Ababil • Selasa, 5 Agustus 2025 | 02:02 WIB
Riduan ditunjuk menjadi Direktur Utama Bank Mandiri.
Riduan ditunjuk menjadi Direktur Utama Bank Mandiri.

JP Radar Kediri - Riduan secara resmi telang menghantikan Darmawan Junaidi sebagai Direktur Utama (dirut) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Penunjukan Riduan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (4/8).

Corporate Secretary Bank Mandiri, M. Ashidiq Iswara menjelaskan penyesuaian susunan pengurus merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga organisasi tetap adaptif terhadap dinamika industri dan tantangan ke depan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional.

Perubahan ini tak lain menjadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Mandiri untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis guna mendukung transformasi bisnis dan berkontribusi pada penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.

Profil Riduan Direktur Bank Mandiri

Riduan merupakan kelahiran Palembang pada 1970. Ia meraih gelar Sarjana dan Magister di Universitas Sriwijaya.

Riduan bukan 'orang baru' di Bank Mandiri. Sebelum ditunjuk sebagai dirut, ia menjabat wakil direktur utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Mandiri pada 25 Maret lalu.

Dalam perjalnan karirnya, pada tahun 2013 sampai 2016, Riduan menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi PT Askes (Persero) dan BPJS Kesehatan.

Pada tahun 2016 sampai 2017, ia diberikan amanah untuk menjabat sebagai Regional CEO II/ Sumatera 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Baru setahun menjabat, Riduan diberikan kepercayaan untuk mengemban jabatan sebagai Senior Executive Vice President (SEVP) Middle Corporate PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Berkat sepak terjang bagus yang berdampak terhadap kinerja Bank Mandiri sebagai bagian Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ia kemudian diberikan amanah mengisi posisi direksi tepatnya Direktur Commercial Banking.

Dalam RUPST pada 7 Maret 2024, ia diberikan amanah dan posisinya digeser sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.

Setahun berselang, tepatnya pada 25 Maret 2025, hasil RUPST menyepakati penunjukan Riduan sebagai wakil direktur Bank Mandiri. Empat bulan berselang, tepatnya pada hari ini, Senin (4/8), RUPSLB Bank Mandiri menyepakati Riduan sebagai direktur utama.

L Pada tahun 2020, laba bersih Bank Mandiri anjlok 37,7 persen year on year (yoy) menjadi Rp 17,1 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp 27,4 triliun pada 2019 terimbas dari pandemi COVID-19.

Namun demikian, di tengah menurunnya laba bersih, Bank Mandiri tetap optimistis mampu rebound melalui fokus dan menekankan kualitas kredit dengan mempertimbangkan sektor potensial, serta menerapkan kehati-hatian dan target menekan rasio NPL kisaran 3-3,5 persen.

Hingga akhirnya, sepanjang 2021, Bank Mandiri berhasil membukukan laba bersih senilai Rp 28,03 triliun atau tumbuh 66,8 persen (yoy) dibandingkan laba tahun sebelumnya yang mencapai Rp 17,11 triliun.

Kemudian, pada 2022, perseroan membukukan laba bersih Rp 41,2 triliun atau tumbuh 46,9 persen (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya, yang memperkuat permodalan bank untuk melakukan ekspansi bisnis, terutama mendukung fungsi intermediasi dalam menyalurkan kredit.

Pertumbuhan kinerja yang solid pada 2022 juga ditopang oleh strategi bisnis yang konsisten kepada segmen potensial dan proses optimalisasi digital, sehingga tingkat efisiensi perseroan meningkat dan mendorong pertumbuhan volume bisnis pada semua segmen serta rasio dana murah atau current account and saving account (CASA) Bank Mandiri tahun 2022.

Pada tahun itu, capaian Bank Mandiri menuai apresiasi dari Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu merupakan Presiden Republik Indonesia. L

Pada 2023, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 55,1 triliun atau tumbuh 33,7 persen (yoy), dan berikutnya tahun 2024 perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 55,8 triliun atau naik 1,31 persen (yoy).

Kinerja keuangan terakhir, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 13,2 triliun pada kuartal I 2025, atau tumbuh 3,9 persen (yoy) dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. 

susunan komisaris dan direksi Bank Mandiri terbaru

Dewan Komisaris

Komisaris Utama/Independen: Kuswiyoto
Wakil Komisaris Utama/Independen: Zainudin Amali
Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
Komisaris: Luky Alfirman
Komisaris: Yuliot
Komisaris Independen: Mia Amiati
Komisaris Independen: Zulkifli Zaini
Dewan Direksi

Direktur Utama: Riduan
Wakil Direktur Utama: Henry Panjaitan
Direktur Operations: Timothy Utama
Direktur Information Technology: Sunarto Xie
Direktur Human Capital & Compliance : Eka Fitria
Direktur Risk Management: Danis Subyantoro
Direktur Commercial Banking: Totok Priyambodo
Direktur Corporate Banking: M. Rizaldi
Direktur Consumer Banking: Saptari
Direktur Network & Retail Funding : Jan Winston Tambunan
Direktur Treasury & International Banking: Ari Rizaldi
Direktur Finance & Strategy: Novita Widya Anggraini.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#Direktur Baru #bank mandiri #Riduan #direktur utama bank mandiri