Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Ada WNI Jadi Korban Konflik Bersenjata di Perbatasan Thailand-Kamboja, Kemlu RI Imbau Waspada

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 28 Juli 2025 | 21:05 WIB
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bentrokan bersenjata yang terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bentrokan bersenjata yang terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja.

JP Radar Kediri - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bentrokan bersenjata yang terjadi di perbatasan Thailand dan Kamboja.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, menyampaikan bahwa hasil pemantauan dari Kedutaan Besar RI (KBRI) di Phnom Penh dan Bangkok menunjukkan tidak ditemukan laporan adanya WNI yang terdampak langsung dari konflik tersebut.

"Berdasarkan hasil komunikasi dan pemantauan dari KBRI di dua negara tersebut, hingga kini tidak ada informasi WNI yang menjadi korban," ujar Judha melalui pernyataan tertulis yang diterima pada Minggu (27/7).

Baca Juga: Tegang! Ribuan Warga Mengungsi, Malaysia Tawarkan Diri Jadi Penengah Thailand–Kamboja!

Sebagai langkah antisipasi, pihak KBRI telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI agar meningkatkan kewaspadaan, tidak bepergian ke wilayah rawan, dan terus memantau perkembangan situasi dari sumber resmi maupun media lokal.

Apabila menghadapi kondisi darurat, WNI diminta segera menghubungi perwakilan Indonesia.

Untuk wilayah Kamboja dapat menghubungi KBRI Phnom Penh di nomor +855-12-813-282, sedangkan WNI di Thailand dapat menghubungi KBRI Bangkok di +66-92-903-1103.

Diketahui, ketegangan antara Thailand dan Kamboja kembali memanas sejak Kamis lalu.

Konflik ini dipicu oleh sengketa lama mengenai kepemilikan Candi Preah Vihear, situs bersejarah dari abad ke-11 yang juga telah ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO.

Baca Juga: Kalahkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti, Garuda Muda Bakal Hadapi Vietnam di Final Piala AFF U23

Selain insiden ranjau darat dan aksi saling usir diplomat, situasi memuncak dengan terjadinya kontak senjata di sekitar kawasan candi. Sejumlah artileri dan roket dilaporkan ditembakkan dalam bentrokan tersebut.

Kemlu RI dalam pernyataan sebelumnya berharap agar kedua negara dapat meredakan konflik secara damai, dengan menjunjung prinsip-prinsip dalam Piagam ASEAN dan Traktat Persahabatan dan Kerja Sama.

 
 
 
 
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#perang Thailand dan Kamboja #perang thailand kamboja memanas