Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Nasib Wali Murid Minta Denda Guru Honorer Kini Ketakutan, Dihujat Netizen dan Akui Menyesal

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 22 Juli 2025 | 20:20 WIB

Nasib wali murid berinisial SM, yang sempat menuntut guru honorer Ahmad Zuhdi (63) di Demak membayar denda Rp12,5 juta, kini berbalik jadi sorotan.
Nasib wali murid berinisial SM, yang sempat menuntut guru honorer Ahmad Zuhdi (63) di Demak membayar denda Rp12,5 juta, kini berbalik jadi sorotan.
JP Radar Kediri - Nasib wali murid berinisial SM, yang sempat menuntut guru honorer Ahmad Zuhdi (63) di Demak membayar denda Rp12,5 juta, kini berbalik jadi sorotan.

Setelah videonya viral dan memicu kecaman publik, SM mengaku ketakutan hingga enggan keluar rumah.

SM, yang diketahui pernah mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Perindo di Pemilu 2024 namun gagal, mendatangi rumah Ahmad Zuhdi bersama pamannya, Sutopo, pada Sabtu (19/7).

Ia menyampaikan permintaan maaf dan berniat mengembalikan uang denda yang sudah diterima. Namun niat itu ditolak oleh Zuhdi, yang memilih memaafkan dan mengikhlaskan.

Baca Juga: Apakah Sistem Seleksi PPPK 2025 Bakal Sama Seperti CPNS? Tak Lagi Serentak Nasional

“Bu SM ketakutan, apalagi sejak videonya viral. Niat kami ke sini untuk minta maaf dan mengembalikan uang secara ikhlas,” ujar Sutopo.

Ia juga membantah informasi bahwa denda awal mencapai Rp25 juta. Menurutnya, yang benar hanya Rp12,5 juta.

Sutopo menambahkan, kemarahan publik diperparah dengan beredarnya akun-akun palsu yang mengatasnamakan SM di media sosial.

“Banyak akun Facebook palsu yang mengunggah hal-hal memperkeruh. Kami dari keluarga tidak pernah menyebarkan apa pun. Ini akan kami selidiki,” tegasnya.

Kini, SM memilih diam dan menjauh dari publikasi karena tekanan sosial yang semakin berat. Meski sudah minta maaf, hujatan warganet belum juga reda.

Baca Juga: Sosok Aysar Hadi Disorot Netizen RI, Dituding Pencurian Umur di Laga Indonesia vs Malaysia U-23

Kasus ini bermula dari insiden tamparan Ahmad Zuhdi terhadap murid kelas 5 yang melemparkan sandal ke arah kepala sang guru.

Meski aksi tampar itu disebut sebagai bentuk teguran mendidik, pihak wali murid menuntut ganti rugi hingga membuat Zuhdi harus berjuang mencari uang, bahkan sempat berniat menjual motornya.

Namun, kasus ini akhirnya berakhir damai setelah guru dan wali murid sepakat saling memaafkan.

Sayangnya, hujan cibiran belum juga reda bagi SM, yang kini menanggung beban sosial atas kasus yang terlanjur viral.

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Guru Madin didenda 25juta #wali murid #guru madin demak