Dari kelima korban tersebut, tiga di antaranya telah berhasil diidentifikasi yakni Asna Lapea, Zakaria Tindigulangi, dan Juliana Gumolung. Sementara dua korban lainnya masih dalam proses pendataan oleh tim SAR.
"Korban jiwa sementara ada tiga yang sudah teridentifikasi. Dua lainnya masih kami telusuri identitasnya," ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Sulut, Bagus Ngurah, saat dikonfirmasi media.
Baca Juga: Update Terbaru! Semua Penumpang KM Barcelona Berhasil Dievakuasi, Tiga Orang Meninggal
Menurut Bagus, total penumpang yang berada di atas KM Barcelona V saat kebakaran terjadi tercatat mencapai 571 orang, termasuk tujuh di antaranya merupakan Anak Buah Kapal (ABK).
Ia menambahkan, tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi jika ada laporan korban hilang atau penumpang yang belum ditemukan.
Sebelumnya, insiden ini juga merenggut nyawa seorang ibu hamil yang menjadi salah satu korban tewas dalam peristiwa nahas tersebut.
Kepulan asap tebal dan kobaran api yang membakar kapal sempat membuat kepanikan di antara para penumpang.
Banyak dari mereka yang nekat melompat ke laut demi menyelamatkan diri sebelum tim penyelamat tiba di lokasi. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis di tengah gelombang laut yang cukup tinggi.
Baca Juga: Bayi 3 Bulan Selamat, Orang Tuanya Masih Hilang dalam Tragedi KM Barcelona 5
Hingga saat ini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Namun, Basarnas dan instansi terkait terus mengumpulkan data dan keterangan saksi untuk mengungkap kronologi kejadian secara utuh.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi simpang siur sembari menunggu hasil resmi dari pihak penyidik.