Irene pun angkat bicara lewat unggahan video di media sosial, Sabtu (19/7), karena merasa tak nyaman dengan berbagai spekulasi liar warganet yang menyebut anak pertamanya mirip dengan pria yang dikaitkan sebagai ayah dari janin yang dikandung Erika.
Padahal, Irene merasa dirinya tak punya sangkut paut sama sekali dalam masalah tersebut.
"Gue enggak bisa diem aja dan terpaksa harus klarifikasi. Padahal ini bukan urusan gue sama sekali," ucapnya dengan nada tegas.
Spekulasi bermula saat Erika mengungkap bahwa dirinya tengah hamil 9 bulan dalam sebuah podcast.
Baca Juga: Profil DJ Bravy, Kekasih Erika Carlina yang Go Publik 2 Bulan Lalu, Lebih Populer dari DJ Panda?
Ia menyebut bahwa pria yang bertanggung jawab atas kehamilannya ternyata sudah punya anak.
Pernyataan itu sontak memicu netizen mengaitkan sosok Irene dan anak pertamanya, Valerie.
Tak tinggal diam, Irene membantah semua tudingan tersebut. Ia menyebut anaknya tidak ada kaitannya sama sekali dengan pria yang disebut-sebut netizen.
“Please stop, stop mirip-miripin anak gue yang pertama, Valerie, dengan orang yang lagi viral. Enggak ada mirip-miripnya. Gue enggak kenal sama itu orang,” kata Irene, kesal.
Irene juga menjelaskan bahwa ia sudah berkeluarga dengan YouTuber Bimo ‘Picky Picks’ dan sedang menikmati kehamilan keduanya.
Ia menegaskan bahwa pria yang disebut-sebut netizen tidak pernah dikenalinya, meski dirinya sudah aktif menjadi DJ sejak 2016.
"Anak gue mirip bapaknya, dan bapaknya itu ada, beda orang. Jadi, walaupun kalian berasumsi, jangan sampai maksa. Gue enggak terima," tegasnya lagi.
Sementara itu, sang suami, Bimo, juga turut buka suara. Ia meminta netizen untuk berhenti menyebar opini tak berdasar yang bisa memengaruhi kondisi istrinya yang sedang hamil.
“Jangan ganggu keluarga gue. Istriku lagi hamil. Please jangan kaya orang dong***,” tulis Bimo lewat media sosial.
Hingga kini, Erika Carlina belum mengungkap siapa ayah dari anak yang dikandungnya.
Ia diketahui sedang menjalin hubungan dengan DJ Bravy. Namun, drama ini masih terus menyedot perhatian publik dan jadi buah bibir di media sosial.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira