Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Resmi! Tes CPNS 2025 Tak Lagi Serempak, Peserta Bisa Ujian Kapan Saja!

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 21 Juli 2025 | 00:17 WIB
Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh.
Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh.

JP Radar Kediri - Kabar terbaru datang dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) soal rencana sistem baru untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2025.

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan bahwa seleksi tahun depan tak akan lagi digelar serentak secara nasional seperti biasanya.

Pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024, namun wacana sistem baru CPNS 2025 sudah ramai diperbincangkan.

Salah satu poin utama yang disampaikan Prof. Zudan adalah bahwa ujian tidak akan dilangsungkan serentak.

Hal ini karena biaya penyelenggaraan ujian serentak terbilang sangat besar.

“Untuk mengetes 6,6 juta orang tahun ini, negara mengeluarkan dana Rp1,1 triliun. Yang diterima hanya satu juta. Maka dari itu kami sedang merancang sistem yang lebih efisien,” ungkapnya saat membuka Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kemenag pada 14 Juli 2025.

Lewat sistem baru ini, peserta CPNS nantinya bisa mengikuti ujian kapan saja. Tidak hanya itu, hasil tes juga bisa berlaku hingga dua tahun, seperti halnya tes TOEFL.

Peserta yang belum lolos di salah satu subtes seperti TKP, TIU, atau TWK bisa ikut ujian ulang hanya di bagian yang belum memenuhi passing grade.

Ujian tetap akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), tetapi jadwalnya akan lebih fleksibel mengikuti kesiapan masing-masing peserta dan instansi penyelenggara.

BKN menilai sistem ini bisa mengurangi tekanan teknis dan memudahkan pengawasan.

Namun, sistem ini juga menuai tantangan. Pelaksanaan yang tidak serentak dikhawatirkan memunculkan ketimpangan antar wilayah dan instansi. Ada juga kekhawatiran soal potensi kebocoran soal atau kesenjangan strategi belajar antar peserta.

Di sisi lain, keuntungan dari sistem ini adalah fleksibilitas bagi daerah dalam menyesuaikan waktu pelaksanaan seleksi, mengurangi beban sistem pusat, dan memungkinkan evaluasi teknis di awal pelaksanaan.

BKN menegaskan bahwa perencanaan sistem ini masih terus dimatangkan. Pemerintah diminta untuk menjamin transparansi dan konsistensi informasi agar tidak membingungkan masyarakat.

Sistem baru CPNS 2025 ini dinilai sebagai langkah besar menuju rekrutmen ASN yang lebih modern dan efisien, asalkan dibarengi dengan pengawasan ketat dan regulasi yang jelas.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Nasib CPNS 2024 #tes cpns #CPNS 2025