JP Radar Kediri – Adanyan Bantuan berupa BSU yang kembali cair di tahun 2025 ini menjadi hal yang menggembirakan bagi masyarakat.
Ramainya hal ini ternyata juga memicu oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil data pribadi penerima dengan menyebar link palsu.
Untuk itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tautan atau link palsu yang mengatasnamakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Kepala Biro Humas Kemnaker Sunardi Manampiar Sinaga dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya menemukan dugaan upaya phishing melalui tautan seperti https://layanan-bsu2.kem-naker.com.
Pihaknya dengan tegaskan, menginformasikan bahwa info resmi terkait BSU hanya disampaikan melalui situs resmi Kemnaker, yaitu bsu.kemnaker.go.id.
Bisa pula masyarakatmengakses bpjsketenagakerjaan, dan aplikasi pospay.
Ia menjelaskan, tautan palsu tersebut sengaja dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui masyarakat dan mengambil data pribadi yang dapat disalahgunakan.
Masyarakat yang terlanjur tertipu diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian karena hal tersebut merupakan perbuatan pidana.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyaluran BSU diawali dengan proses verifikasi dan validasi data calon penerima yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan, kemudian diverifikasi kembali oleh Kemnaker.
Baca Juga: Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan, Cukup Menggunakan NIK dengan Klik Link Ini
Setelah dinyatakan valid, bantuan disalurkan melalui bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta Bank Syariah Indonesia (BSI).
Bagi pekerja yang tidak memiliki rekening bank aktif, penyaluran juga dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil