Bahkan, sebagian besar pendaftar sudah menyelesaikan tahapan administrasi dan menunggu proses berikutnya.
Data terbaru dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) per Jumat, 12 Juli 2025 pukul 13.00 WIB, mencatat bahwa jumlah pendaftar mencapai 81.124 orang.
Dari total itu, sebanyak 57.176 orang sudah menyelesaikan proses submit berkas, sementara sisanya masih berada dalam tahapan verifikasi oleh panitia.
Rinciannya, terdapat 34.592 pendaftar yang menunggu proses verifikasi kelengkapan berkas.
Kemudian 21.413 orang sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan siap lanjut ke tahap seleksi berikutnya.
Sayangnya, 1.171 orang harus gigit jari karena dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).
Di antara delapan sekolah kedinasan yang membuka seleksi tahun ini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kembali menjadi magnet utama.
Lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri ini menempati posisi teratas dengan jumlah pendaftar mencapai 18.800 orang.
Di posisi kedua ada sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan yang mengantongi 14.950 pendaftar.
Disusul Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dengan 14.264 pendaftar yang tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu sekolah kedinasan paling kompetitif.
Untuk bidang sains dan teknologi, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) mencatat 9.127 pendaftar, sedangkan Politeknik Statistika STIS yang dikenal sebagai penghasil ahli data nasional menerima 8.036 pendaftar.
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) yang identik dengan dunia intelijen mencatat 4.573 pendaftar, dan yang paling sedikit peminatnya adalah Politeknik Siber dan Sandi Negara, dengan hanya 1.412 orang.
Meski pendaftar paling sedikit, bukan berarti peluang masuk lebih mudah. Justru karena fokus pada bidang pertahanan siber dan keamanan informasi, sekolah ini menerapkan seleksi yang sangat ketat.
Proses seleksi masih akan berlangsung hingga Oktober 2025 dan mencakup tahapan administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga tahap lanjutan sesuai kebutuhan masing-masing institusi.
Baca Juga: Bikin Akun SSCASN Sekolah Kedinasan 2025? Ini Langkah-Langkahnya, Lulus Langsung jadi CPNS
Para peserta diimbau terus memantau pengumuman resmi melalui portal SSCASN atau situs resmi instansi sekolah kedinasan pilihan mereka.
Sebab, perubahan jadwal atau informasi tambahan bisa sewaktu-waktu diumumkan.
Bagi yang lolos, sekolah kedinasan bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga jaminan masa depan karena lulusan langsung diangkat menjadi ASN.
Tak heran jika peminatnya terus meningkat dari tahun ke tahun, meski kuota penerimaan sangat terbatas.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira