JP Radar Kediri – Nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, kembali viral di media sosial setelah mengunggah video sedang berendam di laut hangat Desa Tawa, Halmahera Selatan.
Unggahan tersebut langsung banjir pujian dari warganet, tak hanya karena keindahan alam Malut, tapi juga karena gaya sederhana sang gubernur yang dianggap dekat dengan rakyat.
Video berdurasi singkat yang dibagikan lewat akun TikTok @sherlytjoanda itu memperlihatkan Sherly menikmati momen santai di laut yang mengeluarkan uap panas alami.
Aktivitas itu bukan sekadar healing pribadi, melainkan juga upaya untuk mempromosikan destinasi unik yang dimiliki Maluku Utara ke khalayak luas.
Respons netizen pun luar biasa. Seorang pengguna yang mengaku anak rantau asal Ternate menulis, “Dulu kalau bilang dari Ternate banyak yang belum tahu, sekarang semua langsung jawab, ‘Oh, yang gubernurnya cantik itu ya?’ Saya bangga!” Komentar itu disambut dukungan dan rasa bangga dari ratusan akun lainnya.
Warganet lainnya bahkan menyampaikan harapan langsung melalui kolom komentar.
Mulai dari permintaan penurunan harga tiket pesawat domestik, hingga pengaspalan jalan antar desa agar akses masyarakat lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu berjam-jam.
Baca Juga: Begini Curhatan Sherly Tjoanda Soal Mendiang Suaminya ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Tak sedikit juga yang menyebut kehadiran Sherly ke wilayah-wilayah pelosok membuat daerah tersebut ikut naik pamor.
“Ibuuu makasih sudah mampir ke Bacan,” tulis salah satu netizen. Ada pula yang menuliskan, “Wisata di Tawa seperti namanya, ibu buat orang bisa tertawa.”
Sherly Tjoanda dinilai sukses menggabungkan peran sebagai pemimpin sekaligus ikon promosi wisata Maluku Utara.
Sikap ramah dan kesediaannya untuk turun langsung ke daerah-daerah terpencil menjadi salah satu alasan banyak masyarakat merasa terwakili.
Dengan semakin luasnya sorotan terhadap pesona alam Maluku Utara melalui konten ringan seperti ini, masyarakat berharap pemerintah daerah dapat terus mendorong pengembangan infrastruktur dan pariwisata berkelanjutan di kawasan timur Indonesia ini.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira