Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bikin Heboh ! Menteri Karding Bilang Kerja di Luar Negeri Lebih Menjanjikan daripada di Indonesia!

Ilmidza Amalia Nadzira • Sabtu, 28 Juni 2025 | 20:05 WIB

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.
JP Radar Kediri - Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding.

Di tengah tingginya angka pengangguran nasional, ia justru mendorong masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk segera mencari kerja ke luar negeri secara resmi.

Menurutnya, bekerja di luar negeri bukan lagi pilihan cadangan, tapi sudah seharusnya jadi jalur utama untuk membangun masa depan.

“Kalau memang di dalam negeri sulit dapat kerja, kenapa tidak segera cari peluang ke luar? Justru itu bisa jadi pintu rejeki dan karier global,” ujar Karding saat meresmikan Migrant Center di Universitas Diponegoro, Kamis (26/6).

Baca Juga: Gak Perlu UTBK! Cuma Modal Rapor Bisa Masuk STAN, Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS! Cek Syaratnya

Fokus Tekan Pengangguran

Pernyataan Menteri Karding bukan tanpa alasan. Berdasarkan data terbaru, jumlah pengangguran di Indonesia saat ini mencapai lebih dari 70 juta orang, dan hampir 1 juta di antaranya berada di wilayah Jawa Tengah saja. Tingginya angka ini jadi perhatian serius pemerintah.

Alih-alih menunggu lapangan kerja di dalam negeri, Karding menyebut penempatan kerja luar negeri secara legal justru bisa memberi dampak ekonomi yang lebih cepat, baik untuk individu, keluarga, maupun negara.

Baca Juga: CPNS 2025 Belum Jelas! IPDN Buka Pendaftaran 29 Juni, Lulus Langsung jadi Calon ASN, Cek Persyaratannya

Bukan Alternatif, Tapi Strategi

Menteri Karding juga menegaskan bahwa menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) kini tidak boleh dianggap sebagai “jalan terakhir”.

Banyak alumni PMI yang sukses secara ekonomi bahkan membuka usaha sendiri sepulang dari luar negeri.

“Jangan lagi anggap PMI sebagai pekerjaan nomor dua. Justru ini adalah peluang nyata untuk memperbaiki nasib secara cepat dan terukur,” tegasnya.

Begini Cara Daftar Kerja Resmi ke Luar Negeri

Bagi warga yang tertarik, pemerintah sudah menyiapkan jalur resmi lewat platform digital seperti SISNAKER dan Karirhub Kemnaker.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Daftar akun SISNAKER melalui website resmi dengan NIK, email, dan nomor HP.

  2. Lengkapi profil dan unggah data seperti ijazah, pengalaman kerja, sertifikasi, dan kemampuan bahasa.

  3. Cari lowongan pekerjaan luar negeri yang tersedia sesuai keahlian, mulai dari sektor informal, kesehatan, industri, hingga perhotelan.

  4. Ikuti pelatihan daring bila dibutuhkan lewat Skillhub Kemnaker.

  5. Semua proses resmi dan aman, diawasi langsung oleh pemerintah.

Baca Juga: Dibuka 29 Juni! STIS Buka Jalur Sekolah Kedinasan, Lulus Langsung Jadi CPNS BPS

Negara Tujuan Favorit

Beberapa negara tujuan kerja luar negeri yang dibuka pemerintah antara lain:

Gaji pekerja di negara-negara tersebut bisa mencapai Rp10–20 juta per bulan, tergantung bidang dan keahlian.

Jangan Lewat Jalur Ilegal

Karding mengingatkan masyarakat agar tidak tergoda bujuk rayu calo atau jalur gelap.

Pemerintah sudah menyediakan sistem resmi untuk mencegah penipuan dan perdagangan manusia.

“Kita ingin pastikan pekerja migran Indonesia bekerja secara aman, bermartabat, dan mendapat perlindungan hukum penuh,” tegasnya.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#Menteri P2MI Abdul Kadir Karding #Menteri Karding #Kerja ke Luar Negeri