Sejumlah instansi daerah mulai merilis pengumuman resmi hasil kelulusan akhir. Informasi ini menjadi angin segar bagi para tenaga honorer yang selama ini cemas menunggu kepastian.
Berdasarkan laporan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Surabaya, hingga pekan terakhir Juni 2025, sudah ada empat kabupaten yang lebih dulu mengumumkan hasil seleksi PPPK Tahap 2.
Mereka adalah Kabupaten Lumajang, Magetan, Mojokerto, dan Madiun. Masing-masing telah mempublikasikan daftar peserta yang lolos secara resmi melalui berbagai kanal informasi.
Baca Juga: Kenapa Hasil PPPK Guru Tahap 2 Tak Kunjung Keluar? Ini Penjelasan Mengejutkan dari BKN!
Langkah ini disambut antusias oleh para pelamar, terutama bagi mereka yang telah mengikuti seleksi sejak awal tahun dan kini tinggal menanti keputusan akhir.
Rilis hasil kelulusan ini menunjukkan bahwa proses administrasi sudah berjalan dan akan terus bergulir di kabupaten/kota lain dalam waktu dekat.
Berikut rincian pengumuman dari empat kabupaten tersebut:
1. Kabupaten Lumajang
Pemerintah Kabupaten Lumajang menjadi salah satu yang paling awal mengumumkan hasil akhir seleksi PPPK, khususnya untuk formasi tenaga kesehatan.
Pengumuman disampaikan secara terbuka dan bisa diakses oleh peserta melalui laman resmi BKPSDM atau media sosial instansi terkait.
Para pelamar yang dinyatakan lulus diminta segera mengikuti tahapan lanjutan seperti pengumpulan berkas dan verifikasi dokumen fisik sebagai bagian dari proses penetapan Nomor Induk PPPK.
Baca Juga: Resmi! 5 Kategori Honorer Ini Siap Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Cek Namamu Sebelum Terlambat!
2. Kabupaten Magetan
Menyusul Lumajang, Pemkab Magetan juga telah merilis pengumuman kelulusan PPPK Tahap 2 untuk formasi tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Informasi disampaikan secara lengkap, disertai dengan petunjuk teknis mengenai jadwal pemberkasan dan pengunggahan dokumen melalui akun SSCASN masing-masing peserta.
Para peserta yang lulus juga diminta untuk memperhatikan jadwal dengan saksama agar tidak ketinggalan tahapan penting berikutnya.
3. Kabupaten Mojokerto
BKPSDM Mojokerto turut mengumumkan hasil seleksi untuk formasi PPPK tenaga kesehatan dan teknis.
Peserta diminta segera login ke akun SSCASN masing-masing untuk melihat hasil dan mempersiapkan dokumen asli pemberkasan yang akan dimulai pada awal Juli 2025.
Pengumuman ini disertai instruksi detail mengenai dokumen yang perlu disiapkan, serta proses verifikasi lanjutan sebelum penetapan NI-PPPK.
Baca Juga: Hati-Hati! Ini 3 Aturan Wajib saat Pilih Formasi CPNS dan PPPK, Langgar Sedikit Langsung Gugur!
4. Kabupaten Madiun
Pemkab Madiun juga tak ketinggalan. Mereka secara resmi telah mengumumkan hasil akhir seleksi PPPK Tahap 2 untuk formasi teknis dan tenaga kesehatan.
Nama-nama peserta yang lolos sudah dapat diakses melalui website resmi BKPSDM Madiun maupun pengumuman fisik di kantor BKD.
Peserta yang dinyatakan lulus diminta untuk segera melakukan proses pemberkasan dan mengikuti jadwal pengusulan Nomor Induk PPPK yang akan berlangsung mulai 1 hingga 31 Juli 2025.
Masih Banyak Daerah Menyusul
Meskipun baru empat daerah yang mengumumkan, BKN memprediksi kabupaten/kota lain di Jawa Timur juga akan segera menyusul dalam beberapa hari ke depan.
Beberapa instansi dilaporkan masih menunggu proses finalisasi data sebelum pengumuman resmi dirilis.
Baca Juga: Lolos Gagal, Gaji Tetap Jalan! Ini 7 Poin Kontrak PPPK Paruh Waktu yang Wajib Diketahui Honorer
Peserta dari wilayah lain seperti Kediri, Tulungagung, Blitar, dan Nganjuk disarankan untuk rutin mengecek website resmi BKD/BKPSDM serta akun SSCASN masing-masing.
Jangan hanya mengandalkan kabar dari grup WhatsApp atau media sosial yang belum jelas sumbernya.
Pesan Penting BKN
BKN terus mengingatkan bahwa seluruh pengumuman hasil seleksi hanya akan disampaikan melalui kanal resmi.
Peserta juga diminta mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan instansi, terutama yang meminta imbalan atau menjanjikan kelulusan.
Dengan adanya pengumuman dari empat daerah ini, artinya tahapan seleksi PPPK 2025 makin mendekati babak akhir.
Tinggal menunggu giliran dari daerah lain yang saat ini masih dalam tahap pengolahan dan verifikasi.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira