Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harga Komoditas Cabai Rawit Terus Melejit di Kediri hingga Tembus Segini, Ini Penyebabnya

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 24 Juni 2025 | 05:01 WIB

 

MAKIN PEDAS: Dewi melayani pembeli cabai rawit di lapak jualannya yang ada di Pasar Pahing Kota Kediri. Harga cabai kini tersebut tembus Rp 70 ribu per kg.
MAKIN PEDAS: Dewi melayani pembeli cabai rawit di lapak jualannya yang ada di Pasar Pahing Kota Kediri. Harga cabai kini tersebut tembus Rp 70 ribu per kg.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Harga cabai rawit di Kota Tahu terus mengalami peningkatan. Bahkan, saat ini melejit hingga Rp 70 ribu per kilogram (kg).

Kenaikan harga cabai itu diprediksi masih akan terus terjadi. Setidaknya hingga beberapa waktu ke depan.

Dewi, salah satu pedagang di Pasar Pahing Kota Kediri menjelaskan kenaikan harga cabai terasa sejak beberapa pekan terakhir. “Harga sebelumnya Rp 64 ribu per kg. Kini menjadi Rp 70 ribu per kg,” terangnya.

Meskipun harga cabai mengalami kenaikan, penjualan di lapaknya masih tetap sama. Bahkan, permintaan bisa meningkat saat akhir pekan. Yaitu sekitar 30 kg setiap harinya.

“Masyarakat tetap banyak yang membeli karena cabai adalah kebutuhan memasak yang utama. Jika tidak ada cabai rasanya kurang nikmat,” imbuh perempuan berkacamata itu.

Kenaikan harga cabai tersebut juga diamini oleh pedagang di Pasar Setono Betek, Kota Kediri.

Dani, salah seorang pedagang di sana mengaku kenaikan harga terjadi secara bertahap. Itu setelah pelaksanaan hari raya Idul Adha.

“Mulai naik harganya karena permintaan masyarakat juga bertambah,” akunya. Dani juga menyebutkan bahwa penjualannya mencapai angka 40 kg per hari.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri M. Ridwan.

Dia membenarkan bahwa harga cabai rawit meningkat lagi. Ini terjadi karena banyak permintaan masyarakat untuk hajatan.

“Karena ini masih masuk bulan besar (Dzulhijjah, red) jadi banyak masyarakat yang beli untuk keperluan hajatan,” jelas lelaki yang akrab disapa Ridwan itu.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa saat ini cabai mulai banyak yang menua. Sehingga produktivitasnya menurun. Hal ini mengakibatkan pasokan yang beredar di pasaran ikut berkurang.

Menurutnya, kenaikan harga cabai ini masih dalam kondisi wajar. Kenaikannya juga berlangsung bertahap.

“Kami akan terus memantau kenaikan harga cabai. Masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir,” pungkas Ridwan.

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #cabai rawit #harga