Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pulau Panjang Aceh Singkil, dimana Pasir Putih dan Sejarah Panjang Berpadu.

Internship Radar Kediri • Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:27 WIB
pantai pulau panjang (foto:youtube)
pantai pulau panjang (foto:youtube)

Sebagai salah satu pulau utama dalam gugusan Kepulauan Banyak, Pulau Panjang tidak hanya memikat dengan garis pantainya yang memanjang, sesuai namanya yang dibakukan secara nasional pada 2007 – tetapi juga dengan sejarah panjangnya sebagai wilayah yang sempat diperebutkan.

Keputusan presiden pada 17 Juni 2025 akhirnya menegaskan pulau berkoordinat 2°16'21" LU 97°24'42" BT ini adalah bagian tak terbantahkan dari Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, menutup babak sengketa lintas provinsi yang berakar sejak proses verifikasi bertahap tahun 2008.

Pulau Panjang ini dapat di akses dari Pulau Balai (ibu kota kecamatan) kurang lebih 5 menit dengan menggunakan perahu motor. Pulau ini tidak berpenghuni tetap, tetapi menjadi habitat sementara burung laut dan krustasea.

Dijadikan destinasi wisata keluarga oleh Pemkab Aceh Singkil. Kawasan ini di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekaligus agar lebih luas dikenal oleh masyarakat melalui platform digital.

Daratan ini didominasi dengan pasir putih yang relatif datar, serta dikelilingi vegetasi kelapa, bakau, dan hutan pantai.

Pulau Panjang memiliki kekayaan alam yang begitu indah, hamparan pasir putih dan pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi berbaris disepanjang garis pantai. Sehingga hal ini menjadi daya tarik tersendiri terhadap pulau panjang.

Ketika kita masuk ke wilayah pulau ini, akan di di sambut dengan adanya Tugu Selamat Datang, selain itu disana juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti rumah singgah, mushala, dermaga, dan resor sederhana yang mulai berkembang sejak 2012 lalu.

Tak hanya itu wahana bermain seperti banana boat, snorkeling juga ada disana. Terumbu karang menjadikan pulau ini semakin cantik bagi para penyelam dan pecinta fotografi bawah laut.

Pulau Panjang Aceh Singkil bukan sekadar daratan tak berpenghuni, melainkan simbol kedaulatan historis Aceh yang diperjuangkan melalui perjalanan panjang yang pada akhirnya kembali kepada Provinsi Aceh sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga integritas geografis NKRI.

Ke depan, pulau ini berpotensi menjadi laboratorium hidup untuk reconciliation ecology, menggabungkan konservasi alam, pariwisata berkelanjutan, dan rekonsiliasi sosial pascakonflik. pulau ini menawarkan lebih dari sekadar keindahan pasir putih dan terumbu karangnya; ia juga adalah tempat perlindungan nelayan dari badai.

Penulis: Zulfiana Mahasiswa Magang UIN Sunan Ampel Surabaya

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

 

Editor : Jauhar Yohanis
#4 Pulau Sengketa #Pantai Pulau Panjang #aceh #Pulau Panjang