JP Radar Kediri - Kunjungan Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda ke kediaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi cukup memicu perbincangan hangat warganet.
Saking akrabnya keduanya, momen tersebut tak hanya jadi ajang diskusi serius lintas daerah, tetapi juga menceritakan hal pribadi yang mengharukan.
Saat perbincangan itu berlangsung, muncul Ni Hyang, putri kecil Dedi Mulyadi. Dedi lalu memperkenalkan sang putri, "Ni Hyang tuh."
"Panggilannya siapa?" tanya Sherly.
"Hyang," jawab sang anak dengan polos.
Baca Juga: Begini Curhatan Sherly Tjoanda Soal Mendiang Suaminya ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Tak lama, Dedi bertanya, "Ayah boleh kawin nggak?"
Tanpa ragu, Ni Hyang menjawab tegas, "Nggak boleh."
Jawaban spontan gadis kecil itu sontak mengundang gelak tawa semua yang hadir.
Kebersamaan keduanya saat berkeliling di kawasan Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat dinilai cocok dan serasi.
Di akhir kunjungannya, justru muncul momen penuh keakraban yakni kedekatan Sherly dengan putri Dedi Mulyadi, Ni Hyang Sukma Ayu.
Saat hendak pamit, Sherly tampak sibuk mencari-cari sosok kecil yang sempat menemaninya sebelumnya.
“Mana Ni Hyang, Ni Hyang” ucap Sherly dengan nada bercanda, menirukan logat khas Sunda.
Ni Hyang lantas menghampiri, “Tante mau pulang? Salam dulu dong,” sapaan itu mencairkan suasana.
Sherly lalu memeluk Ni Hyang sambil tersenyum hangat. “Waduh, ingat sama temannya, mau ngantar ke depan enggak mau,” ujarnya penuh kasih.
Gubernur Malut itu lalu berpamitan kepada keluarga besar Dedi Mulyadi.
“Terima kasih ya sudah berkunjung ke kampung kami. Thank you sudah diajak muter-muter, rasanya kayak holiday,” tuturnya sambil melirik ke arah Dedi yang tersenyum kalem.
Sebelum meninggalkan lokasi, Sherly sempat mengucapkan salam kepada semua warga dan anggota keluarga yang hadir.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil