JP Radar Kediri – Seorang pria yang mengenakan pakaian dinas seketika viral di dimedia sosial dan dibanjiri kritik pedas dari Netizen. Pasalnya, pria tersebut melakukan live TikTok sembari bermain PS di kantor Pemerintahan Balangan.
Dikutip dari akun X @Heraloebss pada Rabu (11/6), Dalam potongan video singkat tersebut, laki-laki itu terlihat dengan tenangnya bermain PS dengan salah seorang pegawai yang juga duduk disebelahnya namun tidak ikut masuk ke dalam frame kamera.
Kamera yang diletakan dengan posisi agak menyerong itu dengan jelas memperlihatkan tulisan ‘Sekertariat Daerah Kabupaten Balangan’ beserta dengan logo Pemerintah Kabupaten Balangan yang dijadikannya sebagai latar belakang live.
ASN yang masih belum diketahui namanya itu terlihat beberapa kali melirik sekilas ke arah ponsel yang digunakannya untuk melakukan live. Live tersebut diduga dilakukan pada saat jam kerja masih berlangsung sekitar pukul 10.40 WIB.
Sembari bermain, ia juga Nampak bergurau dengan lawan bicaranya yang berada di sebelahnya. Kegiatan yang dilakukannya itu sontak saja menuai kritik pedas dari warganet yang menyaksikan live-nya.
Seketika kolom komentar live pria tersebut dibanjiri dengan komentar dari para warganet. Sebagian besar dari komentar yang dituliskan oleh warganet berisikan kritik dimana seharusnya ASN yang digaji menggunakan pajak dari rakyat tersebut bekerja, bukannya live bahkan menghabiskan waktu dengan bermain game pada saat jam kerja berlangsung.
Beberapa komentar warganet juga meminta pria tersebut dilaporkan agar segera ditindak lanjut oleh. Warganet beberapa kali telah mengingatkan agar pria itu berhenti bermain dan kembali bekerja namun tidak dihiraukan.
Hal tersebut semakin menyulut emosi warganet. Warganet meminta agar Pemerintah Kabupaten Balangan dapat segera menindak lanjut ASN yang bermain pada saat jam kerja itu agar kejadian tersebut tidak kembali terulang.
Melakukan live hingga bermain game di sela-sela jam kerja berlangsung menjadi tindakan yang tidak bisa dibenarkan.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira