Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Viral Laut Tercemar Akibat Tambang? Gubernur Papua Barat Daya: Itu Bukan dari Pulau Gag!

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 9 Juni 2025 | 21:22 WIB
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu tegaskan bahwa berita kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan di Pulau Gag itu Hoaks.
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu tegaskan bahwa berita kerusakan alam yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan di Pulau Gag itu Hoaks.

JP Radar Kediri – Isu kerusakan alam terkait kerusakan alam yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan PT GAG Nikel di Raja Ampat masih merebak di sejumlah platform media.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu yang sebelumnya ikut melakukan peninjauan ke lokasi tambang milik PT GAG Nikel bersama dengan Meteri ESDM Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa berita yang beredar adah bohong atau hoaks.

Elisa menyebut, video yang bereda di media sosial, yang menunjukkan laut berubah warna menjad coklat karena aktivitas pertambangan milik PT GAG Nikel di Raja Ampat tidaklah benar setelah ia dan Mneteri ESDM meninjau lokasi tersebut secara langsung.

Tidak ada air laut yang berwarna coklat karena dugaan tercemar aktivitas pertambangan.

“Saya bersama Menteri ESDM sudah sampai ke Pulau Gag. Jadi, video yang beredar menunjukkan laut berwarna coklat, tetapi saat kami sampai di sana, air laut berwarna biru.” ujar Elisa pada Sabtu (7/6) lalu dalam keterangan pers.

Isu yang menyebut bahwa aktivitas pertambangan merusakn lokasi pariwisata disana juga dibantah oleh Elisa.

Ia menyebut, lokasi digelarnya aktivitas pertambangan jauh dari lokasi wisata Painemo yang berada di Pulau Gag.

Elisa juga menyebut, aktivitas pertambangan yang dilakukan oleh PT GAG Nikel sejalan dengan aturan yang berlaku dan tidak merusak lingkungan seperti yang diberitakan di media sosial.

Gubernur Papua Barat Daya itu menegaskan, bahwa segala bentuk pemberitaan yang menyebutkan aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat merusak alam Raja Ampat adalah hoaks.

“Jadi, pemberitaan tentang kerusakan lingkungan adalah hoaks. Kami pastikan, mungkin video itu bukan dari PT Gag Nikel, tetapi dari tempat lain. Yang pasti, penambangan itu bukan dari (Pulau) Gag," ujar Elisa.

Selain Menteri ESDM dan Gubernur Papua Barat Daya, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, juga ikut untuk meninjau lokasi penambanangan di Pulau Gag.

Orideko membenarkan, bahwa segala bentuk pemberitaan yang menyebut pengerukan nikel di Pulau Gag menimbulkan kerusakan lingkungan adalah hoaks.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#radar kediri #papua barat daya #raja ampat dirusak tambang nikel #Tanggapan Gubernur #aktivitas tambang #nikel #PT Gag Nikel