JP Radar Kediri – Penolakan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat yang mengirim sejumlah anak ke barak militer untuk menerima pendidikan karakter masih terus berlanjut hingga ke ranah hukum.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi sempat dilaporkan oleh salah seorang wali murid Jabar ke Komnas HAM atas kebijakannya.
Adhel, orang tua murid yang melaporkan Dedi Mulyadi menilai, seharusnya para siswa yang bermasalah mendapatkan bimbingan dari orang tua dan guru, bukan menerima pendidikan di barak militer.
Adhel melaporkan Dedi Mulyadi didampingi Lembaga Bantuan Hukum Pendidikan Indonesia (LBH PI) pada Kamis (8/5) bulan lalu ke Komnas HAM, Jakarta Pusat.
Adhel berpendapat, bahwa pembinaan para siswa nakal di barak militer diduga berpotensi melanggar hak asasi manusia.
Ia dengan tegas meminta agar kebijakan tersebut dihentikan.
“Saya selaku orang tua murid di Jawa Barat, tidak setuju dengan kebijakan ini. Saya ingin kebijakan itu dihentikan,” ujar Adhel.
Wali Murid yang memiliki nama lengkap Adhel Setiawan itu kembali melaporkan Dedi Mulyadi.
Ia melaporkan Gubernur yang kerap disapa KDM itu ke Bareskrim Polri didampingi LBH PI atas dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kebijakannya, yaitu mengirim anak nakal ke barak militer untuk menerima pendidikan karakter.
"Hari ini kami melaporkan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi ke Bareskrim, Polri terkait dengan kebijakannya yang menempatkan anak-anak bermasalah dalam perilaku ke dalam barak militer," ujar Adhel pada Kamis (5/6) lalu.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi memberikan tanggapan atas berita dirinya yang kembali dilaporkan oleh salah seorang wali murid Jabar.
Dedi menyebut, orang tua yang melaporkannya ke Bareskrim polri hanya bertujuan untuk menarik perhatian masyarakat atau caper.
"Berbagai upaya yang diarahkan pada diri saya, baik kritik, saran, bully, nyinyir atau upaya untuk mempidanakan diri saya, nggak usah ditanggapi dengan emosi," kata Dedi dikutip Radar Kediri.
"Kita hadapi dengan relax saja. Mungkin mereka lagi mencari perhatian," ujar Dedi melalu sebuah video yang diunggahnya di akun Instagram miliknya pada Sabtu (7/6) pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Dedi juga menyampaikan segala upaya yang kini tengah dilakukannya bersama dengan pemerintah Jawa Barat adalah bentuk cinta kepada warga Jabar.
“Dan bagi saya, meyakini apa yang dilakukan adalah upaya-upaya mencintai seluruh rakyat Jawa Barat dan mencintai generasi mudanya.” Imbuh Dedi.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira