JP Radar Kediri – Pada Jumat (23/5) lalu, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19.
Sejumlah negara tetangga seperti Thailand, Hongkong, Singapura dan Malaysia kini tengah menghadapi permasalahan dengan meningkatnya jumlah warga yang terjangkit Covid 19.
Meningkatnya kasus Covid-19 disejumlah negara tentu menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat dan pemerintah. Bayang-bayang di masa lalu saat tingginya kasus Covid-19 di Indonesia masih menyisakan rasa takut dan khawatir.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi saat memenuhi panggilan Presiden Prabowo di Istana Negara Merdeka, Jakarta pada Selasa (3/6) kemarin menyampaikan bahwa varian Covid-19 yang saat ini tengah merebak di Indonesia tidaklah mematikan dan meminta masyarakat untuk tidak panik.
“Tapi ini adalah varian-varian yang relatif tidak mematikan. Jadi enggak usah terlalu dikhawatirkan supaya masyarakat enggak panik,” ujar Budi saat berada di komplesk Istana Kepresidenan.
Surat edara yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan juga meminta agar seluruh fasilitas kesehatan melakukan sosialisasi terkait protocol kesehatan yang sebelumnya telah diterapkan saat Covid-19 merebak di Indonesia.
Melihat hal tersebut, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk melakukan upaya pencegahan meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di Indonesia, mengingat sejumlah negara di wilayah Asia saat ini tengah berhadapan dengan virus yang mengancam kesehatan warga negaranya.
"Peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di kawasan Asia jelas tidak bisa dianggap enteng. Pemerintah harus memiliki sense of urgency yang tinggi dan tidak boleh lengah," ujar Puan pada Rabu (4/6) kemarin.
Puan juga meminta agar pemerintah tidak hanya mengandalkan himbauan serta protokol kesehatan, melainkan juga memperkuat pemeriksaan kesehatan disejumlah pintu masuk negara yang memungkinkan WNI atau WNA keluar masuk Indonesia.
Terutama untuk masyarakat Indonesia yang baru saja kembali atau melakukan kontak fisik dengan WNA yang berasal dari negara yang saat ini mengalami peningkatan kasus Covis-19.
Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh terhadap WNI yang baru saja kembali dari luar negeri dapat membantu untuk mendeteksi warga yang terjangkit varian Covid-19. Sehingga, warga yang terjangkit bisa segera mendapatkan penanganan dari tenaga medis dan angka penyebaran dapat ditekan.
"Kita tidak boleh hanya mengandalkan imbauan atau protokol yang longgar. Pemeriksaan kesehatan dan pelacakan kontak yang ketat di pintu masuk negara harus dijalankan secara konsisten," kata Puan.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira