JP Radar Kediri – Kejadian unik yang terjadi di Thailand berhasil menghebohkan dunia maya. Warganet dibuat terkejut dengan sebuah video yang menunjukkan seekor gajah tengah berada di dalam sebuah toko kelontong.
Dalam video amatir yang diambil oleh salah seorang warga yang diduga pemiliki toko, ia mencoba untuk mengusir hewan besar itu dari dalam tokonya.
Tidak merasa terganggu sama sekali, sang gajah tetap tenang di tempatnya sembari melanjutkan aktivitasnya yaitu memakan beberapa buah serta jajanan ringan yang ada di dalam toko itu.
Kejadian yang berlangsung pada Senin (2/6) tersebut tak hanya membuat pemilik toko kaget, tapi juga menarik perhatian warga sekitar hingga menjadi sorotan media lokal maupun internasional.
Rupanya, gajah jantan berusia sekitar 30 tahun itu bernama Plai Biang Lek yang diketahui berasal dari kawasan hutan Taman Nasional Khao Yai yang letaknya tak jauh dari toko kelontong itu.
Khamploi Kakaew, sang pemilik toko mengatakan, pada saat itu, tokonya memang sedang sepi pembeli. Sampai akhirnya sekitar pukul 14.00 siang waktu Thailand, ia dikejutkan dengan keberadaan seekor mamalia besar yang muncul di dalam tokonya.
“Saya sudah coba teriak dan menepuk-nepuk meja, tapi dia tetap cuek. Sepertinya dia memang sengaja datang untuk makan camilan,” ujar Kamploy
Beruntungnya, tak lama setelah itu petugas dari Taman Nasional Khao Yai datang dan berhasil membujuk sang gajah agar keluar dari toko tanpa menyebabkan kerusakan lebih parah. Meski tidak ada korban, Plai Biang Lek meninggalkan jejak lumpur di lantai, beberapa barang berserakan, dan kerusakan ringan pada bagian atap toko.
Setelah kepergian Plai Biang Lek usai menyantap dagangannya, sebuah kelompok perlindungan satwa liar mampir dan memberikan 800 baht atau setara dengan Rp 400 ribu untuk mengganti jajanan dan buah yang diambil oleh hewan bertelinga besar itu.
Menurut Danai Sookkanthachat, seorang relawan konservasi dari taman nasional tersebut, Plai Biang Lek memang dikenal oleh warga sekitar sebagai gajah yang sering kali mendekati pemukiman warga untuk mencari makanan, bahkan kadang masuk ke dapur rumah.
Namun, insiden masuk ke toko kelontong ini adalah yang pertama kali terjadi dan menjadi pertanda serius bahwa konflik antara manusia dan satwa liar makin sulit dihindari.
Danai juga menjelaskan bahwa gajah-gajah liar di sekitar Taman Nasional Khao Yai semakin sering keluar dari habitat aslinya karena tekanan lingkungan akibat penyempitan lahan hutan yang digunakan untuk pertanian dan pembangunan.
“Mereka sudah terbiasa mencari makanan ke luar hutan sejak beberapa tahun terakhir, tapi tahun ini kita mulai melihat pola baru. Mereka masuk ke tempat yang lebih ramai seperti toko (karena menyempitnya luas hutan yang dialih fungsikan),” ujarnya.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira