JP Radar Kediri - Dalam beberapa bulan terakhir, restoran cepat saji Almaz Chicken semakin ramai diperbincangkan sebagai alternatif pengganti McDonald's dan KFC di Indonesia. Tren ini muncul setelah meningkatnya boikot terhadap merek-merek makanan cepat saji global, yang mendorong masyarakat mencari pilihan lokal yang tidak kalah lezat dan lebih terjangkau.
Almaz Chicken pertama kali hadir di Indonesia pada Juni 2024, menawarkan konsep ayam goreng dengan bumbu khas Timur Tengah yang terinspirasi dari AlBaik, restoran cepat saji terkenal dari Arab Saudi. Sejak awal kemunculannya, Almaz langsung menarik perhatian pecinta kuliner dengan cita rasa unik yang berbeda dari ayam goreng ala Amerika.
Restoran ini menyajikan berbagai menu, termasuk Paket Panas dan Mumtaz, yang berisi ayam goreng pedas dengan bumbu rempah khas. Selain itu, ada juga Paket Ahsan dan Family, yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga. Sebagai pelengkap, Almaz menawarkan nasi kebuli, kentang goreng, serta saus spesial seperti sambal bawang dan saus garlic.
Salah satu alasan mengapa Almaz digadang-gadang lebih nikmat dibanding McDonald's dan KFC adalah penggunaan bumbu rempah khas Arab yang memberikan cita rasa lebih kaya dan aromatik. Ayam gorengnya memiliki perpaduan rasa kapulaga, jintan, paprika, dan lada hitam, yang memberikan sensasi hangat di lidah. Berbeda dengan ayam goreng ala Amerika yang cenderung lebih gurih dan asin, ayam goreng Almaz menawarkan pengalaman rasa yang lebih kompleks dan berempah.
Selain itu, harga menu di Almaz juga lebih terjangkau dibandingkan restoran cepat saji global. Dengan harga mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 75.000, pelanggan bisa menikmati ayam goreng berkualitas dengan porsi yang cukup besar. Hal ini membuat Almaz semakin diminati, terutama oleh masyarakat yang ingin menikmati makanan cepat saji dengan cita rasa berbeda tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Popularitas Almaz semakin meningkat setelah munculnya gerakan boikot terhadap McDonald's dan KFC di Indonesia. Banyak masyarakat yang mulai beralih ke merek lokal, termasuk Almaz, yang dianggap sebagai alternatif yang lebih baik. Tren ini juga didukung oleh meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya mendukung bisnis lokal.
Beberapa merek ayam goreng lokal lainnya juga mulai mendapatkan perhatian, seperti Jatinangor House, Olive Fried Chicken, dan Ayam Gepuk Pak Gembus. Namun, Almaz tetap menjadi salah satu pilihan utama karena keunikannya dalam menghadirkan ayam goreng dengan cita rasa khas Timur Tengah.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira