Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kebakaran Tengah Malam di Big Mall Samarinda, Begini Kronologi dan Penyebabnya

Internship Radar Kediri • Selasa, 3 Juni 2025 | 20:16 WIB
Ilustrasi Kebakaran
Ilustrasi Kebakaran

JP Radar Kediri - Big Mall Samarinda, pusat perbelanjaan terbesar di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengalami kebakaran hebat pada Selasa (3/6) sekitar pukul 00.10 WITA. Api diduga berasal dari salah satu tenant pakaian di lantai tiga, dekat atrium utama. Peristiwa ini menciptakan suasana mencekam, dengan asap pekat yang menyebar hingga mencapai Hotel FUGO Samarinda, yang terletak di sebelah mal.

Kebakaran ini menyebabkan kepanikan di antara pengunjung dan karyawan mal. Jarak pandang di dalam gedung hanya sekitar dua meter akibat kepulan asap yang tebal. Proses evakuasi berlangsung dramatis, dengan banyak orang berlarian keluar dari gedung, termasuk penonton bioskop XXI yang sedang menikmati tayangan midnight show. Lift tidak digunakan karena khawatir terjebak, sehingga evakuasi dilakukan melalui tangga darurat.

Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dan puluhan relawan dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran menggunakan alat bantu pernapasan (SCBA) karena kondisi di dalam gedung sangat berbahaya akibat asap pekat. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.45 WITA, hampir tiga jam setelah kebakaran terjadi.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, sebanyak 12 orang mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal dan harus dievakuasi ke rumah sakit. Korban dirujuk ke beberapa rumah sakit, termasuk RS Hermina, RS Dirgahayu, dan RSUD AW Sjahranie. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kebakaran ini juga berdampak pada operasional Big Mall Samarinda. Manajemen mal memutuskan untuk menutup sementara pusat perbelanjaan tersebut guna melakukan investigasi dan perbaikan. Puluhan karyawan yang ingin masuk ke area mal ditolak oleh petugas keamanan, karena hanya mereka yang memiliki izin dari manajemen yang diperbolehkan masuk.

Kapolsek Sungai Kunjang, AKP Yohanes Bonar Adiguna, menyebut bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada kemungkinan korsleting listrik di salah satu tenant pakaian di lantai tiga. Selain itu, ada indikasi bahwa sistem sprinkler otomatis di area kebakaran tidak berfungsi dengan baik, sehingga api cepat menyebar.

Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.  

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kebakaran #samarinda