Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waduh! Kasus COVID-19 Kembali Meningkat di Thailand Hingga Hong Kong, Begini Imbauan Kementerian Kesehatan

Shinta Nurma Ababil • Senin, 2 Juni 2025 | 19:10 WIB
Covid-19
Covid-19

JP Radar Kediri – Kasus Covid-19 belakangan ini dikabarkan meningkat kembali di sejumlah negara tetangga di Asia.

Berdasarkan laporan terbaru, menunjukkan adanya peningkatan signifikan kasus Covid-19 di Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

Beberapa varian baru virus corona dilaporkan mendominasi, seperti XEC dan JN.1 di Thailand, LF.7 dan NB.1.8 di Singapura, serta JN.1 di Hongkong.

Malaysia juga mencatat persebaran varian XEC yang merupakan turunan dari JN.1. Meskipun transmisi dan tingkat keparahan dari varian-varian ini masih tergolong rendah, Kemenkes menilai kewaspadaan tetap diperlukan mengingat tingginya mobilitas penduduk, khususnya yang bepergian antarnegara.

 Baca Juga: Breaking News! Kemenkes Mendadak Beri Peringatan Waspada Covid-19, Ada Apa?

Lantas bagaimana kondisi Covid-19 di Indonesia?

Kondisi di Indonesia sendiri menunjukkan perkembangan positif. Memasuki pekan ke-20 tahun ini, jumlah kasus konfirmasi positif mingguan turun drastis dari 28 kasus menjadi hanya 3 kasus.

Angka positivity rate nasional pun tercatat rendah di angka 0,59 persen. Varian yang dominan di dalam negeri saat ini adalah MB.1.1. Namun, penurunan angka ini bukan alasan untuk bersikap lengah.

Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada dinas dan rumah sakit terkait kewaspadaan terhadap kasus COVID-19.

Tertanggal 23 Mei 2025 dikarenakan terdapat peningkatan kasus di negara tetangga menjadi dasar dari kewaspadaan.

Warga yang mengalami gejala diharapkan memeriksakan diri, serta dihimbau untuk memakai masker di area publik.

Fakta-fakta dibalik lonjakan COVID-19 di seluruh Asia dipengaruhi beberapa faktor, seperti kekebalan tubuh menurun, peningkatan interaksi sosial, munculnya pola musiman, hingga kelompok rentan yang berisiko.

Dalam edarannya, Kemenkes meminta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kekarantinaan Kesehatan untuk meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan, baik dalam bentuk pengamatan suhu tubuh menggunakan thermal scanner.

Varian yang saat ini tidak lebih berbahaya, tetapi rendahnya penyerapan booster dan memudarnya kekebalan tubuh memungkinkan virus ini muncul kembali secara diam-diam.

Peningkatan kasus COVID-19 di Asia tidak menutup kemungkinan memiliki resiko yang tinggi, maka dari itu para masyarakat disarankan untuk mendapatkan vaksinasi ulang, terutama jika sudah lebih dari satu tahun dari dosis terakhir.

Selain itu, menggunakan masker di publik serta menjaga kebersihan tangan baik dirumah maupun diluar.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dasar seperti mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker jika mengalami gejala batuk atau pilek, serta segera memeriksakan diri jika merasakan gejala yang mengarah ke infeksi saluran pernapasan.

Selain itu, vaksinasi booster tetap menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Kemenkes mendorong masyarakat yang belum menerima booster, terutama kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid, agar segera melengkapinya.

Editor : Shinta Nurma Ababil
#covid 19 #kasus covid di indonesia #kasus covid 19